🔴 Breaking
Kabut Asap Karhutla dari Indonesia Menghantui Singapura dan Malaysia, Ratusan Sekolah Ditutup Mentan Amran Ajak Asosiasi Peternak Ayam untuk Dialog, Hindari Aksi Demo Inovasi GPS dan AI Bantu Aerotrans Hemat Biaya Operasional Signifikan Waspadai Tanda-Tanda Alergi pada Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua Pergerakan Harga Pangan pada 9 Oktober 2026: Cabai Rawit Mencapai Rp 101.850 per Kg Polemik Dugaan Pajak PT Goda Technology Group: Jangan Biarkan Opini Publik Mendahului Pembuktian Hukum Defisit APBN Capai Rp319 Triliun, Suahasil: Ini Sesuai Desain Pemerintah Lulusan SMA Mulai Kehilangan Harapan Terhadap Peluang Kerja Pembagian Tugas Tiga Wakil Menteri Keuangan Diumumkan oleh Suahasil Kecelakaan Mobil MBG dan Motor Kopdes Viral, Netizen Berkomentar Soal Pajak Kabut Asap Karhutla dari Indonesia Menghantui Singapura dan Malaysia, Ratusan Sekolah Ditutup Mentan Amran Ajak Asosiasi Peternak Ayam untuk Dialog, Hindari Aksi Demo Inovasi GPS dan AI Bantu Aerotrans Hemat Biaya Operasional Signifikan Waspadai Tanda-Tanda Alergi pada Anak yang Perlu Diketahui Orang Tua Pergerakan Harga Pangan pada 9 Oktober 2026: Cabai Rawit Mencapai Rp 101.850 per Kg Polemik Dugaan Pajak PT Goda Technology Group: Jangan Biarkan Opini Publik Mendahului Pembuktian Hukum Defisit APBN Capai Rp319 Triliun, Suahasil: Ini Sesuai Desain Pemerintah Lulusan SMA Mulai Kehilangan Harapan Terhadap Peluang Kerja Pembagian Tugas Tiga Wakil Menteri Keuangan Diumumkan oleh Suahasil Kecelakaan Mobil MBG dan Motor Kopdes Viral, Netizen Berkomentar Soal Pajak
Ekonomi

Mentan Amran Ajak Asosiasi Peternak Ayam untuk Dialog, Hindari Aksi Demo

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengundang asosiasi peternak ayam untuk berdiskusi mengenai permasalahan harga pakan dan telur, serta menawarkan solusi tanpa perlu melakukan aksi demonstrasi.

Maya Soraya Larasati

Penulis

09 October 2026
6 kali dibaca
Mentan Amran Panggil Asosiasi Peternak Ayam: Gak Usah Demo, Datang ke Saya!
Mentan Amran Panggil Asosiasi Peternak Ayam: Gak Usah Demo, Datang ke Saya!

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengharapkan agar ke depannya tidak ada lagi permasalahan terkait harga pakan. Dalam sebuah pertemuan yang berlangsung lebih dari dua jam, Amran duduk di sebuah meja panjang dikelilingi sekitar 20 orang, termasuk pejabat eselon I Kementerian Pertanian, Direktur Utama BUMN, dan ketua asosiasi peternak. Pertemuan ini berlangsung di kediamannya di Kalibata, Jakarta, pada Jumat (9/10/2026).

Diskusi yang berlangsung hangat ini berfokus pada keresahan yang dihadapi oleh para peternak ayam petelur, terutama mengenai dua masalah utama: tingginya harga pakan dan rendahnya harga jual telur. Amran memberikan beberapa usulan solusi, seperti penyaluran jagung pakan subsidi, bantuan benih, dan kepastian penyerapan jagung, serta rencana untuk membangun ekosistem terintegrasi.

Ajakan untuk Berdialog

Amran menegaskan, "Ini saya minta seluruh asosiasi tidak usah repotkan turun demo, datang ke saya, insyaallah selama kebijakan di tangan saya, saya beresin untuk peternak Indonesia." Ia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi peternak, terutama terkait pakan yang mahal.

Sebagai langkah awal, jagung pakan dari program stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP) akan didistribusikan ke berbagai sentra peternakan ayam petelur, dengan alokasi awal sekitar 5.000 ton jagung pakan yang dapat dimanfaatkan oleh peternak.

Stimulus dan Solusi Lain

Amran juga menyiapkan bantuan benih jagung untuk petani yang bekerja sama dengan peternak. Hasil panen tersebut diharapkan dapat diserap oleh Perum Bulog, yang akan mengelola stok agar tetap tersedia saat masa-masa kritis menjelang akhir tahun. Ia menjelaskan, "(Harga) pakan mahal, itu masalahnya, dan masalahnya di bulan September, Oktober, November, Desember. Di sini kita jaga tiap tahun. Insyaallah tahun ini kita benahi, mudah-mudahan tahun depan tidak terjadi lagi."

Harga pakan jagung saat ini mencapai Rp 8.000-8.400 per kilogram, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan harga yang seharusnya, yaitu Rp 6.000 per kilogram. Sementara itu, harga telur di tingkat peternak hanya sekitar Rp 19.000-20.000 per kilogram, yang jauh di bawah Harga Acuan Pembelian (HAP) yang ditetapkan sebesar Rp 26.500 per kilogram. Tekanan biaya produksi dan rendahnya harga jual telur menjadi tantangan bagi peternak.

Amran juga menjelaskan bahwa peternak dapat memanfaatkan sistem resi gudang untuk menyimpan stok bahan baku pakan ternak mereka, yang dapat dikerjasamakan dengan Perum Bulog. Ia berencana untuk membangun pabrik terintegrasi untuk memanfaatkan hasil produksi dari para peternak ayam petelur.

Amran menambahkan, "Jadi intinya kita bangun ekosistem, dan ekosistem ini adalah solusi permanen, sampai kapanpun tidak ada lagi peternak demo, masalah harga dan serapan, masalah pakan dan seterusnya." Sebelumnya, ia juga telah menyebar bantuan benih jagung untuk 20 ribu hektare lahan, diharapkan dapat menjadi solusi untuk mengatasi mahalnya pakan jagung bagi peternak ayam.

Ketika masa panen tiba, hasilnya bisa langsung dimanfaatkan oleh peternak untuk diolah menjadi pakan. Jika produksi melebihi kebutuhan, Perum Bulog akan membeli hasil tersebut. "Kemudian setelah ini tumbuh ditanam, yang membeli adalah kalau peternak katakanlah oversupply, yang menjadi off-taker untuk yang dibina langsung dibeli oleh Bulog," jelasnya.

Amran juga meminta Bulog untuk menjaga stok sekitar 250 ribu ton pada periode sulit produksi pakan ternak, terutama pada bulan-bulan kritis seperti September, Oktober, November, dan Desember.

Artikel Terkait