🔴 Breaking
Inovasi BPJS Kesehatan untuk Mempercepat Klaim Rumah Sakit Prestasi Gemilang Siswa Al Abidin di Bulan Agustus 2026 Komunitas Ojol Jakarta Pusat Gelar Konvoi Damai “Jaga Jakarta”, Serukan Kondusivitas dan Solidaritas Freeport Membuka Kesempatan Kerja untuk Lulusan Baru dan Berpengalaman, Simak Posisi dan Jadwal Pendaftarannya Perusahaan Mulai Menyesali PHK Karyawan untuk AI, Kini Kembali Merekrut Manusia Mitos atau Fakta: Apakah Obat Kedaluwarsa Masih Bisa Dikonsumsi? Penurunan Harga Perak Antam Menjadi Rp 44.050 per Gram, Berikut Rinciannya Kenaikan Kasus COVID-19 di Korea Selatan Mendorong Pembelian Masker dan Alat Tes Taktik Blendtec Menghancurkan iPhone, Meningkatkan Penjualan Secara Drastis --- Daftar Harga BBM Pertamina per 1 September 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia --- Inovasi BPJS Kesehatan untuk Mempercepat Klaim Rumah Sakit Prestasi Gemilang Siswa Al Abidin di Bulan Agustus 2026 Komunitas Ojol Jakarta Pusat Gelar Konvoi Damai “Jaga Jakarta”, Serukan Kondusivitas dan Solidaritas Freeport Membuka Kesempatan Kerja untuk Lulusan Baru dan Berpengalaman, Simak Posisi dan Jadwal Pendaftarannya Perusahaan Mulai Menyesali PHK Karyawan untuk AI, Kini Kembali Merekrut Manusia Mitos atau Fakta: Apakah Obat Kedaluwarsa Masih Bisa Dikonsumsi? Penurunan Harga Perak Antam Menjadi Rp 44.050 per Gram, Berikut Rinciannya Kenaikan Kasus COVID-19 di Korea Selatan Mendorong Pembelian Masker dan Alat Tes Taktik Blendtec Menghancurkan iPhone, Meningkatkan Penjualan Secara Drastis --- Daftar Harga BBM Pertamina per 1 September 2026 di Seluruh Provinsi Indonesia ---
Kesehatan

Mitos Vaksin HPV: Apakah Memicu Kemandulan dan Masalah Reproduksi?

Tuduhan bahwa vaksin Human Papillomavirus (HPV) dapat menyebabkan masalah pada rahim dan kemandulan terbukti tidak benar. Seorang ahli menjelaskan bahwa vaksin ini aman dan tidak mengganggu kesuburan.

Arjuna Mahendra

Penulis

31 August 2026
10 kali dibaca
Foto: iStockphoto/Getty Images/KTStock
Foto: iStockphoto/Getty Images/KTStock

Isu yang beredar mengenai vaksin Human Papillomavirus (HPV) yang diklaim dapat menyebabkan rahim kering, masalah haid, hingga kemandulan telah dibantah. Prof. Dr. dr. Budi Wiweko, seorang dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan yang juga merupakan konsultan di bidang fertilitas endokrinologi reproduksi, menegaskan bahwa vaksin HPV adalah aman dan tidak berdampak negatif pada organ reproduksi perempuan.

"Itu mitos. Vaksin HPV sangat aman, tidak memicu gangguan kesuburan, tidak menyebabkan gangguan haid. Dia hanya menyebabkan respons imun terhadap infeksi humanpapillomavirus perempuan lebih kebal, sehingga jika terjadi infeksi HPV tidak berkembang, tidak menyebabkan kelainan di mulut rahim," jelas Budi.

Pentingnya Vaksin HPV

Vaksin HPV berfungsi sebagai langkah perlindungan utama untuk mencegah anak perempuan dan laki-laki dari risiko terinfeksi virus HPV, yang merupakan penyebab utama kanker leher rahim (serviks). Selain itu, beberapa jenis virus HPV juga dapat memicu kanker di area kulit, kelamin, dan tenggorokan.

Rute Penularan Virus HPV

Penularan virus HPV dapat terjadi melalui dua cara utama. Pertama, melalui rute seksual, yaitu melalui aktivitas seksual yang melibatkan kontak fisik seperti vagina, anal, maupun oral. Kedua, rute non-seksual, yang mencakup penularan dari ibu ke anak saat persalinan normal, serta melalui paparan infeksi di lingkungan rumah sakit.

Target Vaksinasi 2030

Untuk mencapai target pengurangan kasus kanker leher rahim menjadi 4 per 100.000 penduduk setiap tahun pada tahun 2030, perluasan cakupan imunisasi HPV bagi anak laki-laki dan perempuan menjadi sangat penting. Pemberian vaksinasi ini juga telah diselaraskan dengan panduan dari Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk kelompok anak dan remaja.

Untuk anak perempuan, vaksin diberikan satu dosis pada usia 11 tahun (imunisasi rutin), serta imunisasi kejar pada usia 12 dan 15 tahun. Sementara untuk anak laki-laki, vaksin diberikan satu dosis pada usia 11 tahun secara bertahap, dan imunisasi kejar pada usia 12 tahun di daerah yang telah melaksanakan pemberian dosis pertama.

Artikel Terkait