🔴 Breaking
Teknologi

OpenAI Mengakuisisi Perusahaan Teknologi Kamera Ponsel Senilai Rp 5 Triliun

OpenAI dilaporkan telah mengakuisisi Glass Imaging, perusahaan yang mengembangkan teknologi kamera untuk smartphone, dengan nilai lebih dari 300 juta dollar AS atau sekitar Rp 5,3 triliun. Langkah ini...

Raihan Fadhila

Penulis

16 September 2026
8 kali dibaca
Ilustrasi OpenAI(Kompas.com/Lely Maulida)
Ilustrasi OpenAI(Kompas.com/Lely Maulida)

OpenAI baru-baru ini dikabarkan telah melakukan akuisisi terhadap Glass Imaging, sebuah perusahaan teknologi yang fokus pada pengembangan kamera untuk ponsel pintar. Nilai akuisisi ini diperkirakan mencapai lebih dari 300 juta dollar AS, yang setara dengan sekitar Rp 5,3 triliun berdasarkan kurs Rp 17.600. Menurut laporan dari The Wall Street Journal, langkah bisnis ini diambil oleh OpenAI sebagai upaya untuk meningkatkan pengembangan teknologi perangkat keras yang berbasis kecerdasan buatan.

Glass Imaging didirikan pada tahun 2019 dan berkantor pusat di Los Altos, California, Amerika Serikat. Sebelum diakuisisi oleh OpenAI, perusahaan ini telah berhasil mengumpulkan pendanaan sekitar 30 juta dollar AS dari berbagai investor. Pendiri Glass Imaging, Ziv Attar dan Tom Bishop, adalah mantan insinyur di Apple yang sebelumnya terlibat dalam pengembangan fitur Portrait Mode pada kamera iPhone.

Inovasi Teknologi Kamera

Pengalaman yang dimiliki Attar dan Bishop menjadi dasar bagi pengembangan teknologi di Glass Imaging. Alih-alih hanya menggunakan kecerdasan buatan untuk mengedit foto setelah pengambilan gambar, perusahaan ini menerapkan jaringan saraf (neural networks) untuk meningkatkan kualitas gambar secara langsung saat foto diambil. Teknologi ini mampu mempelajari karakteristik sistem kamera tertentu, termasuk perbedaan antara kamera yang digunakan di berbagai model ponsel.

Dengan pendekatan ini, Glass Imaging memanfaatkan kecerdasan buatan untuk mengatasi keterbatasan fisik yang ada pada kamera ponsel pintar, sehingga memungkinkan kamera untuk menghasilkan gambar berkualitas lebih baik tanpa perlu meningkatkan ukuran komponen kamera secara signifikan.

Peluang Baru bagi OpenAI

Saat ini, OpenAI belum memberikan pernyataan resmi mengenai akuisisi ini. Perusahaan yang dikenal sebagai pengembang ChatGPT tersebut disebut-sebut sedang dalam proses mengembangkan berbagai perangkat keras berbasis kecerdasan buatan. Akuisisi Glass Imaging menandai langkah strategis OpenAI dalam memperluas jangkauan bisnisnya ke sektor perangkat keras.

Langkah OpenAI ke dalam dunia perangkat keras bukanlah yang pertama. Pada tahun 2025, CEO OpenAI, Sam Altman, bersama mantan Chief Design Officer Apple, Jony Ive, mengumumkan kolaborasi dalam pengembangan perangkat keras melalui perusahaan rintisan bernama io. OpenAI kemudian mengakuisisi perusahaan milik Ive dengan nilai sekitar 6,5 miliar dollar AS, yang menjadi salah satu langkah besar dalam memperluas bisnis dari perangkat lunak ke perangkat keras.

Dengan akuisisi Glass Imaging, OpenAI kini berpotensi untuk memperkuat kemampuan teknologi kamera ponsel. Namun, belum ada informasi yang jelas mengenai bagaimana teknologi yang dikembangkan oleh Glass Imaging akan diterapkan dalam produk-produk OpenAI ke depannya.

Artikel Terkait