Jakarta - Gaya hidup aktif yang dijalani oleh Generasi Z semakin mengedepankan perhatian terhadap pola makan yang sehat. Selain rutin berolahraga, mereka juga cenderung memilih camilan yang praktis dan bergizi. Salah satu buah yang populer di kalangan anak muda adalah anggur, baik yang berwarna ungu maupun hijau, yang keduanya kaya akan vitamin, mineral, serat, dan kandungan air. Meskipun berasal dari jenis buah yang sama, kedua varietas ini memiliki perbedaan dalam karakteristik nutrisi. Apa saja perbedaan tersebut?
Rasa dan Tekstur Anggur
Anggur ungu, menurut informasi dari Vietnam.vn, dikenal sebagai varietas yang paling beraroma dengan warna yang lebih pekat. Buah ini biasanya lebih manis, memiliki kulit yang lebih tebal, serta daging buah yang lebih lembut dibandingkan dengan anggur merah dan hijau.
Sementara itu, anggur hijau memiliki tekstur yang lebih renyah dan dikenal dengan rasa yang lebih segar dan sedikit asam. Hal ini menjadikan anggur hijau pilihan yang populer untuk dikonsumsi langsung atau digunakan dalam salad.
Manfaat Nutrisi Anggur
Anggur ungu, yang juga sering disebut sebagai anggur merah, mengandung resveratrol, yaitu zat alami yang berfungsi sebagai anti penuaan. Untuk menjaga penampilan tetap awet muda, mengonsumsi anggur ungu sangat disarankan. Selain itu, bagi yang sedang menjalani program diet, anggur ungu dapat menjadi bagian penting dari menu diet. Kulit luar anggur merah mengandung saponin yang tinggi, yang berfungsi mencegah kolesterol terserap ke dalam aliran darah. Anggur ungu juga memiliki sifat antibakteri dan antivirus yang dapat membantu mencegah berbagai infeksi, termasuk infeksi polio dan herpes simpleks.
Di sisi lain, anggur hijau kaya akan antioksidan, termasuk katekin, yang berperan dalam meredakan peradangan dan mengeluarkan zat-zat berbahaya dari tubuh. Anggur hijau juga mengandung vitamin C, vitamin D, dan resveratrol yang baik untuk kesehatan kulit. Sama seperti anggur ungu, resveratrol pada anggur hijau juga efektif dalam mencegah penuaan yang ditandai dengan kerutan dan garis halus. Selain itu, anggur hijau mengandung vitamin A dan beta karoten yang sangat bermanfaat untuk kesehatan mata.
Mana yang Lebih Sehat?
Menurut ahli gizi Maddie Pasquariello, perbedaan nutrisi antara ketiga jenis anggur tersebut tidak terlalu signifikan. Yang paling penting adalah menjaga konsistensi dalam mengonsumsi anggur secara teratur, daripada terfokus pada jenis mana yang lebih baik. Bagi Gen Z yang memiliki mobilitas tinggi, anggur menjadi pilihan camilan yang praktis karena mudah dibawa ke kampus, kantor, atau saat bepergian. Jika tidak sempat membawa buah segar, kini juga tersedia berbagai camilan berbasis buah sebagai alternatif praktis. Namun, konsumen disarankan untuk membaca informasi nilai gizi dan komposisi pada kemasan agar dapat menyesuaikannya dengan kebutuhan masing-masing.