PT Pertamina Trans Kontinental (PTK) segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait setelah menerima sinyal darurat dari MV Khatulistiwa 8. Pada Rabu malam, 7 Oktober 2026, dua kapal tugboat yang dioperasikan oleh PTK, yaitu TB Amazon Harbour dan TB Multi Progress, bergerak cepat untuk membantu evakuasi 17 kru yang berada dalam kondisi darurat di sekitar perairan Tuban, Jawa Timur.
Direktur Operasi PTK, Yudi Wibisono, menjelaskan bahwa respons cepat ini merupakan bagian dari kesiapsiagaan operasional PTK dalam menghadapi situasi darurat di laut dengan mengutamakan keselamatan jiwa. "Begitu menerima informasi distress, kami segera berkoordinasi dengan pihak terkait dan mengerahkan armada terdekat untuk memberikan bantuan. Langkah ini kami lakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan seluruh pihak serta memastikan penanganan berjalan sesuai prosedur,” ungkap Yudi dalam keterangan resmi yang dirilis pada Kamis, 8 Oktober 2026.
Koordinasi dan Pengiriman Armada
Ketika menerima sinyal darurat tersebut, kedua tugboat PTK sedang dalam posisi standby di perairan Tuban. Setelah mendapatkan informasi dari MV Khatulistiwa 8, PTK langsung berkoordinasi dengan Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) serta PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI), yang merupakan bagian dari Pertamina, untuk menentukan langkah penanganan selanjutnya. Berdasarkan arahan dari KSOP, Marine Operation Tuban bersama Marine TPPI melakukan koordinasi untuk mengirimkan TB Amazon Harbour, yang berada di sekitar Single Point Mooring (SPM) TPPI, sebagai armada terdekat yang segera dikerahkan menuju lokasi kejadian.
TB Amazon Harbour, yang mengangkut 10 kru di bawah komando Nakhoda Safari Moningka, segera berangkat. Tak lama setelah itu, TB Multi Progress dengan 9 kru di bawah komando Nakhoda Ichtiar juga diberangkatkan untuk memperkuat upaya penanganan. Setibanya di lokasi, TB Amazon Harbour berhasil menemukan MV Khatulistiwa 8 dan melakukan evakuasi terhadap 17 kru yang ada di kapal tersebut.
Proses Evakuasi dan Penanganan Lanjutan
Seluruh 17 kru berhasil dievakuasi ke atas TB Amazon Harbour dan kemudian diserahterimakan kepada pihak Semen Indonesia dan KSOP di Dermaga Semen Indonesia Tuban untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. Namun, satu kru lainnya, yaitu Chief Officer MV Khatulistiwa 8, masih dalam proses pencarian dan penanganan oleh pihak berwenang.
Yudi menambahkan, "Kami bersyukur 17 kru dapat dievakuasi dan berada dalam penanganan yang lebih aman. Kami mengapresiasi kesiapsiagaan dan kerja sama seluruh kru serta pihak terkait yang bersama-sama memastikan evakuasi dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Bagi PTK, keselamatan jiwa selalu menjadi prioritas dalam setiap kegiatan operasional di laut.”
TB Amazon Harbour dan TB Multi Progress merupakan tugboat yang dioperasikan oleh PTK untuk mendukung layanan maritim dan operasional di wilayah perairan Tuban, termasuk dalam proses olah gerak dan lepas sandar kapal di area PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) serta Fuel Terminal Tuban Pertamina Patra Niaga.