Berlangganan →
Update
Ekonomi

Prabowo Siapkan Peluncuran Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja di May Day 2026

Presiden Prabowo Subianto akan meluncurkan Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja dan Kesejahteraan Pekerja pada peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Kementerian Ketenagakerjaan mengonfirmasi pers...

Raihan Fadhila 30 April 2026 11 pembaca liputan6.com liputan6.com
Prabowo Siapkan Peluncuran Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja di May Day 2026
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan akan meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Pekerja. (Youtube Setkab)

Presiden Prabowo Subianto direncanakan akan meluncurkan Satuan Tugas (Satgas) Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dan Kesejahteraan Pekerja pada puncak peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang jatuh pada 1 Mei 2026. Pengumuman ini menjadi perhatian publik menjelang perayaan tersebut.

Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), Cria Kuntadi, menyatakan bahwa informasi lebih lanjut mengenai Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja akan disampaikan pada saat perayaan Hari Buruh. Dia meminta semua pihak untuk menunggu hingga tanggal tersebut. "Tunggu 1 Mei ya," ungkapnya saat ditemui di Kantor Badan Komunikasi Pemerintah di Jakarta.

Presiden Prabowo dijadwalkan hadir dalam perayaan yang akan berlangsung di Monumen Nasional. Satgas ini kabarnya akan menggantikan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional (DKBN) yang diusulkan sejak tahun lalu. Cria menambahkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan berbagai aspek, termasuk susunan pengurus untuk Satgas tersebut. "Kami sudah sedang siapkan semuanya, nanti gong-nya di 1 Mei," katanya.

Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Muhammad Qodari, mengonfirmasi bahwa Presiden Prabowo akan menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Kehadiran ini dianggap sebagai bukti komitmen pemerintah terhadap kesejahteraan pekerja. Qodari menjelaskan bahwa kesejahteraan pekerja dan kesehatan dunia usaha merupakan dua hal yang saling mendukung, bukan bertentangan.

Dia menegaskan bahwa pemerintah tidak berseberangan dengan buruh, melainkan berdiri bersama mereka. "Pemerintah ingin menegaskan satu hal, bahwa posisi pemerintah bukan berhadapan dengan buruh, melainkan berdiri bersama buruh,” tegasnya. Qodari juga mencatat berbagai kekhawatiran yang dihadapi masyarakat dan pekerja, seperti ancaman PHK dan ketidakpastian ekonomi.

Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bersama Partai Buruh juga telah memastikan bahwa perayaan Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2026 akan dipusatkan di Monas dan dihadiri oleh Presiden Prabowo. Presiden KSPI, Said Iqbal, menjelaskan bahwa pemindahan lokasi dari DPR RI ke Monas dilakukan setelah adanya pertemuan dengan Presiden.

Dengan peluncuran Satgas PHK dan Kesejahteraan Pekerja yang akan diumumkan, diharapkan dapat memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi oleh pekerja di Indonesia. Perkembangan lebih lanjut akan ditunggu pada puncak peringatan Hari Buruh mendatang.

Artikel Terkait