Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengonfirmasi bahwa pada tahun 2026, Indonesia tidak akan melakukan impor beras. Pernyataan ini disampaikan seiring dengan tercapainya stok cadangan beras pemerintah yang kini mencapai angka 5 juta ton.
Amran menjelaskan bahwa peningkatan stok beras ini merupakan hasil dari berbagai upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan produksi pertanian. "Dengan stok yang cukup, kita bisa memastikan ketahanan pangan nasional tanpa perlu bergantung pada impor," ujarnya. Ia juga menambahkan bahwa langkah-langkah yang diambil untuk mendukung petani lokal telah membuahkan hasil yang positif.
Dengan kondisi ini, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas harga beras di pasar dan memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Ke depannya, langkah-langkah untuk meningkatkan produksi beras akan terus dilanjutkan, guna memastikan ketersediaan pangan yang cukup bagi seluruh rakyat Indonesia.