🔴 Breaking
Kesehatan

Tips Aman Bersihkan Sisa Abu Vulkanik untuk Kesehatan Mata

Erupsi Gunung Anak Krakatau baru-baru ini menyebabkan penyebaran debu vulkanik yang dapat mengiritasi mata. Dokter spesialis mata memberikan panduan untuk melindungi mata saat membersihkan sisa abu vu...

Arjuna Mahendra

Penulis

12 September 2026
6 kali dibaca
Bersih-bersih rumah. Foto: Getty Images/iStockphoto/SARINYAPINNGAM
Bersih-bersih rumah. Foto: Getty Images/iStockphoto/SARINYAPINNGAM

Jakarta - Erupsi Gunung Anak Krakatau beberapa waktu lalu telah menyebarkan partikel debu vulkanik ke udara yang dapat masuk ke dalam rumah. Debu vulkanik berbeda dari debu biasa, karena memiliki tekstur yang tajam dan kasar. Jika debu ini mengenai organ sensitif seperti mata, gesekan sekecil apapun dapat menyebabkan erosi kornea dan infeksi serius. Untuk mencegah kerusakan penglihatan saat membersihkan rumah di tengah paparan debu vulkanik, dr. Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K), seorang dokter spesialis mata dari Mayapada Eye Centre (MEC), memberikan beberapa tips untuk melindungi mata.

Penggunaan Kacamata Pelindung

Ketika debu vulkanik bertebaran di udara, sangat penting untuk menggunakan kacamata pelindung dan masker. Kacamata jenis goggles sangat dianjurkan karena desainnya yang rapat, menutupi area atas, bawah, dan samping. Namun, jika goggles tidak tersedia, dr. Rini menyarankan untuk menggunakan kacamata biasa yang ada di rumah sebagai perlindungan darurat. "Daripada tidak pakai proteksi sama sekali, saya rasa dengan kacamata biasa pun pakai aja dulu apa yang ada gitu," ujarnya saat di MEC Sudirman, Jakarta.

Selain itu, jika cuaca buruk dengan angin kencang yang membawa debu, dr. Rini mengingatkan agar tidak memaksakan diri untuk berada di luar ruangan. "Ya udah apapun dan sebisa mungkin menghindari kalau anginnya kencang, ya janganlah kau tembus itu. Karena itu akan berisiko," tambahnya.

Pentingnya Melepas Lensa Kontak

Bagi pengguna lensa kontak, debu vulkanik dapat menjadi ancaman ganda. Partikel debu kecil dapat terjebak di bawah lensa dan langsung mengenai kornea. Dr. Rini menyarankan agar penggunaan lensa kontak dihentikan saat berada di area terpapar debu vulkanik, termasuk di dalam rumah. Jika debu sudah masuk ke mata, segera lepaskan lensa tersebut dan jangan dipakai lagi. "Dan kalau udah tiba-tiba rasanya kemasukan, cepat dibuka. Jangan dipakai lagi. Jangan dicuciin dan dipakai lagi. Udah cepat dibuka dulu," jelasnya.

Hindari Mengucek Mata

Mengucek mata adalah tindakan refleks yang sangat berbahaya saat debu vulkanik masuk ke mata. Gesekan tangan pada kelopak mata dapat menekan partikel kasar ke lapisan kornea, yang dapat memperparah luka. "Jadi, waktu kita kucek mata seperti ini berarti ada permukaan kasar yang mungkin akan menempel di daerah mata. Lalu ketika kita giniin dia lukanya akan makin lebar," ungkap dr. Rini.

Cara Mengatasi Kelilipan

Jika mata terasa tidak nyaman atau kelilipan akibat debu vulkanik, cara terbaik untuk membersihkannya adalah dengan mengalirkan air bersih ke mata. Aliran air lebih efektif dalam mengeluarkan partikel dibandingkan hanya mengedipkan mata. Setelah dibilas, gunakan obat tetes mata yang dapat melubrikasi untuk mengembalikan kelembapan. Air mata buatan ini aman digunakan tanpa resep dokter untuk membantu membersihkan kotoran halus dan meredakan iritasi.

Artikel Terkait