UNAIR Resmi Lantik Lima Guru Besar, Rektor Soroti Pentingnya Ilmu di Era Digital
Universitas Airlangga mengukuhkan lima guru besar baru, Rektor menekankan peran kunci ilmu pengetahuan dalam menghadapi tantangan di era digital saat ini.
Universitas Airlangga (UNAIR) melakukan pelantikan lima guru besar baru pada Kamis, 9 April 2026, di Aula Garuda Mukti yang berlokasi di Kantor Manajemen Kampus MERR-C. Acara ini dihadiri oleh para akademisi, mahasiswa, serta tamu undangan, dan menjadi momen penting dalam pengembangan institusi pendidikan tinggi tersebut.
Pada pelantikan tersebut, Rektor UNAIR, Profesor Mohammad Nasih, menyampaikan bahwa pengukuhan ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga menunjukkan komitmen universitas dalam menghasilkan ilmuwan yang berkompeten. "Kita berada di tengah era digital yang mengubah cara kita berinteraksi dan berproduksi. Peran ilmuwan sangat diperlukan untuk menjawab berbagai tantangan yang timbul," tegasnya dalam sambutannya.
Kelima guru besar yang dilantik berasal dari berbagai disiplin ilmu, mencerminkan keragaman pengetahuan yang ada di UNAIR. Profesor Muhamad Ali, salah satu dari guru besar tersebut, menekankan pentingnya inovasi dalam pendidikan. "Kami ingin menciptakan program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, terutama di masa digital ini," ujar Profesor Ali, menambahkan bahwa kolaborasi antar disiplin ilmu akan menjadi kunci dalam menciptakan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi bangsa.
Acara pelantikan ini juga disertai dengan diskusi mengenai tantangan dan peluang yang dihadapi dunia akademis dalam era digital. Salah satu peserta, seorang mahasiswa pascasarjana, mengungkapkan harapannya terhadap peran aktif para guru besar. "Kami berharap bahwa para guru besar ini dapat menjadi pemimpin dalam riset yang dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat," ucapnya.
Rektor UNAIR juga menggarisbawahi pentingnya adaptasi terhadap perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan. "Kami berkomitmen untuk terus berinovasi dan mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran agar dapat memenuhi tuntutan zaman," tandasnya. Dengan pelantikan ini, UNAIR diharapkan dapat lebih berperan aktif dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang bermanfaat bagi kemajuan masyarakat.
Dalam penutup acara, Rektor menegaskan bahwa UNAIR akan terus mengedepankan visi dan misinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul. Pelantikan lima guru besar ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan visi tersebut, dengan harapan dapat menghasilkan generasi yang siap menghadapi tantangan global, khususnya di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital yang terus berkembang.