🔴 Breaking
Mengenal Agen AI: Solusi Pintar untuk Berbagai Tugas Waspadai MinyaKita Berbau Tak Normal, BPOM Ambil Tindakan Tegas Pernyataan Tegas Indonesia di BRICS: Empat Poin Utama untuk Perdagangan Adil dan UMKM Agen FBI Terlibat Pencurian Kripto Senilai Rp 16 Miliar dan Rencanakan Pelarian Rahasia Kesehatan Fisik dan Mental di Era Modern Menurut Instruktur Yoga Alasan Penting di Balik Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS Kecerdasan Buatan Ciptakan Virus Biologis Pertama dalam Sejarah Mengapa Pengalaman Melihat Hantu Mungkin Berasal dari Gangguan Neurologis --- Tiga Artikel Populer: Freeport Telah Mengajukan Permohonan Perpanjangan Izin Operasi --- Cek Fakta Video “Prabowo-Gibran Declared Winner by Jokowi, MK & KPU”: Benarkah? Ini Fakta dan Dokumen Resminya Mengenal Agen AI: Solusi Pintar untuk Berbagai Tugas Waspadai MinyaKita Berbau Tak Normal, BPOM Ambil Tindakan Tegas Pernyataan Tegas Indonesia di BRICS: Empat Poin Utama untuk Perdagangan Adil dan UMKM Agen FBI Terlibat Pencurian Kripto Senilai Rp 16 Miliar dan Rencanakan Pelarian Rahasia Kesehatan Fisik dan Mental di Era Modern Menurut Instruktur Yoga Alasan Penting di Balik Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS Kecerdasan Buatan Ciptakan Virus Biologis Pertama dalam Sejarah Mengapa Pengalaman Melihat Hantu Mungkin Berasal dari Gangguan Neurologis --- Tiga Artikel Populer: Freeport Telah Mengajukan Permohonan Perpanjangan Izin Operasi --- Cek Fakta Video “Prabowo-Gibran Declared Winner by Jokowi, MK & KPU”: Benarkah? Ini Fakta dan Dokumen Resminya
Nasional

Update Kejagung: Terbitkan 3 Sprindik Baru, Febrie Tetap Tersangka

Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terkait kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Kh...

Admin Poros Berita

Penulis

16 July 2026
242 kali dibaca
Update Kejagung: Terbitkan 3 Sprindik Baru, Febrie Tetap Tersangka
Sumber gambar: kabarnetizenterkini.com
Jakarta, Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menerbitkan tiga surat perintah penyidikan (Sprindik) baru terkait kasus dugaan korupsi dan TPPU yang menyeret mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung, Anang Supriatna menyebut penerbitan 3 Sprindik baru itu untuk menindaklanjuti pengalihan perkara yang telah dilakukan dari Kepolisian.
“Telah dilakukan penyerahan sejumlah barang bukti terkait dengan kasus dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU dalam tiga perkara dari penyidik Polri kepada penyidik di Kejaksaan Agung,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (15/7).
“Dan saat ini Kejaksaan Agung telah menerbitkan Sprindik sebanyak tiga Sprindik. Pertama, terkait Sprindik nomor 43 dugaan tindak pidana korupsi dan TPPU untuk PT Krakatau,” imbuhnya.
Ia menjelaskan untuk dua Sprindik yang lainnya yakni Nomor 44 terkait dugaan tindak pidana korupsi pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang mengakibatkan Blackout. Serta Sprindik Nomor 45 terkait dugaan korupsi dan TPPU dalam perkara ASABRI.
Anang menjelaskan lewat penerbitan Sprindik itu, maka seluruh kegiatan penyidikan resmi menjadi kewenangan dari penyidik Kejagung. Ia menambahkan status Febrie juga masih tetap sebagai tersangka meskipun kini proses pengusutan perkara dilakukan lewat 3 Sprindik yang baru.
“Dalam Sprindik baru itu di pertimbangannya itu juga mempertimbangkan sprindik dari penyidik Polri, di penyidik Polri sudah ditetapkan yang bersangkutan tersangka dua orang ini,” jelasnya.
“Dengan demikian tidak menggugurkan. Tetap kita terima (statusnya), cuman kenapa kita terbitkan dulu (Sprindik) sambil kita menunggu untuk menentukan langkah-langkah berikutnya, kelengkapannya. Intinya tidak menggugurkan status yang bersangkutan,” sambungnya.
Lebih lanjut, ia menyebut pihaknya akan berkoordinasi dengan penyidik Polri serta KPK untuk ikut memberikan supervisi dalam proses pengusutan perkaranya.

Dalam kasus ini, Anang mengatakan telah dibentuk tim khusus berisikan sembilan jaksa senior yang mayoritas pernah bertugas di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Ia memastikan sembilan anggota tersebut sangat berkompeten dan tidak bersikap resistensi atau menolak kasus korupsi yang menjerat Febrie.

“Yang jelas sebagian besar penyidik-penyidik ini berasal dari mantan alumni KPK. Jaksa-jaksa yang pernah bertugas di KPK,” jelasnya.

Berikut daftar 9 jaksa yang ditunjuk tangani kasus Febrie:

Tags: #berita

Artikel Terkait