🔴 Breaking
TA Khalid Soroti Dana Otsus Aceh Belum Optimal, Kemiskinan Masih 12,34 Persen Inovasi Layanan Uronefrologi di Indonesia Melalui Teknologi Robotik Penurunan Harga Emas Antam pada 19 Agustus 2026 Sebesar Rp 50.000, Berikut Rinciannya Gempa M 7,7 di NTT, Dua Rumah Sakit Lapangan Dikerahkan untuk Penanganan Kesehatan Kesempatan Berkarir di Unilever Indonesia, Simak Syarat dan Proses Pendaftarannya Studi Mengungkap Pekerja Bergaji Rendah Memiliki Risiko Kematian yang Lebih Tinggi Pembentukan Tim Khusus untuk Memfasilitasi PT Timah dalam Pembelian Produksi Lokal Olahraga Rutin: Mitos atau Fakta dalam Mencegah Aritmia Jantung? Miliarder Termuda Eropa: James Dacombe, Gen Z yang Membangun Kekayaan Sendiri Dampak Minum Kopi Harian Terhadap Kesehatan Ginjal TA Khalid Soroti Dana Otsus Aceh Belum Optimal, Kemiskinan Masih 12,34 Persen Inovasi Layanan Uronefrologi di Indonesia Melalui Teknologi Robotik Penurunan Harga Emas Antam pada 19 Agustus 2026 Sebesar Rp 50.000, Berikut Rinciannya Gempa M 7,7 di NTT, Dua Rumah Sakit Lapangan Dikerahkan untuk Penanganan Kesehatan Kesempatan Berkarir di Unilever Indonesia, Simak Syarat dan Proses Pendaftarannya Studi Mengungkap Pekerja Bergaji Rendah Memiliki Risiko Kematian yang Lebih Tinggi Pembentukan Tim Khusus untuk Memfasilitasi PT Timah dalam Pembelian Produksi Lokal Olahraga Rutin: Mitos atau Fakta dalam Mencegah Aritmia Jantung? Miliarder Termuda Eropa: James Dacombe, Gen Z yang Membangun Kekayaan Sendiri Dampak Minum Kopi Harian Terhadap Kesehatan Ginjal
Kesehatan

V BTS Mengungkap Dampak Tidur Hanya 2,5 Jam Akibat Sasaeng

V BTS, yang dikenal dengan nama asli Kim Taehyung, mengungkapkan bahwa ia hanya tidur selama 2,5 jam akibat gangguan dari penggemar ekstrem, yang dapat berdampak serius terhadap kesehatannya.

Maya Soraya Larasati

Penulis

03 July 2026
78 kali dibaca
V BTS. (Foto: Getty Images)
V BTS. (Foto: Getty Images)

Jakarta - Salah satu anggota BTS, V, baru-baru ini mengungkapkan pengalaman tidak menyenangkannya akibat gangguan dari penggemar ekstrem atau sasaeng. Selama tur dunia "ARIRANG", V harus menegur para penggemar yang nekat mendatangi hotel tempatnya menginap, yang berdampak pada penampilannya di atas panggung.

Melalui platform Weverse, V menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari penggemar, namun ia juga meminta agar mereka menghormati privasinya di area penginapan. Untuk menunjukkan betapa lelahnya ia, V membagikan tangkapan layar dari alat pelacak tidurnya yang menunjukkan bahwa ia hanya tidur selama 2 jam 27 menit, dengan rincian 21 menit tidur REM (Rapid Eye Movement) dan 37 menit tidur nyenyak.

Risiko Kesehatan Akibat Kurang Tidur

Secara medis, kurang tidur seperti yang dialami V dapat berbahaya bagi kesehatan, terutama bagi seorang idola yang memiliki aktivitas fisik yang sangat tinggi. Umumnya, orang dewasa memerlukan waktu tidur antara 7 hingga 9 jam setiap malam. Kurangnya tidur REM dan tidur nyenyak dapat mengganggu proses pemulihan sel-sel otak dan konsolidasi memori.

Dampak dari kurang tidur bisa sangat serius, termasuk penurunan fungsi kognitif, hilangnya konsentrasi, serta gangguan emosional seperti stres dan kecemasan. Dalam jangka panjang, kelelahan yang terus-menerus dapat menurunkan sistem imun dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya, termasuk masalah jantung dan pingsan akibat kelelahan saat beraktivitas.

Pentingnya Tidur REM dan Tidur Nyenyak

Menurut informasi dari Healthline, manusia mengalami dua jenis tidur dalam setiap siklus, yaitu tidur REM dan tidur non-REM. Tidur non-REM dibagi menjadi tiga tahap: tidur ringan, tidur nyenyak, dan tidur yang lebih dalam. Setiap siklus tidur berlangsung sekitar 90-110 menit, dengan durasi tidur REM yang semakin panjang seiring berjalannya waktu tidur.

Walaupun belum ada kesepakatan resmi mengenai jumlah tidur REM yang diperlukan, para ahli percaya bahwa fase ini penting untuk memproses emosi. Untuk orang dewasa, idealnya sekitar 25 persen dari waktu tidur harus dihabiskan dalam fase tidur nyenyak. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan agar orang dewasa berusia 18-60 tahun mendapatkan setidaknya 7 jam tidur per malam, dengan sekitar 25 persen dari waktu tersebut berupa tidur nyenyak.

Tanpa tidur yang cukup, berbagai fungsi penting dalam tubuh tidak dapat berjalan dengan baik, yang dapat menyebabkan berbagai gejala kurang tidur. Oleh karena itu, penting bagi setiap individu, terutama yang memiliki tuntutan fisik tinggi, untuk menjaga kualitas dan kuantitas tidur mereka demi kesehatan yang optimal.

Artikel Terkait