🔴 Breaking
Gubernur Bank Indonesia Tegaskan Komitmen Stabilitas Rupiah di Tengah Prediksi Nilai Tukar Dropbox Lakukan PHK 200 Karyawan Secara Global, CTO Juga Mundur Masih Tersisa 52 Juta Peserta JKN yang Tidak Aktif, Defisit Arus Kas Mencapai Rp 2 Triliun Setiap Bulan Siswa Al Abidin SMP dan SMA Kolaborasi dengan Akademisi Australia dalam Menghadapi Era AI --- Hashim Djojohadikusumo Desak Penghentian Praktik Saham Gorengan --- AQILA: Ikon Baru AQUA yang Mengajak Keluarga Memilih Air Minum Berkualitas Menteri Keuangan AS: Kenaikan Suku Bunga Bukan Kesalahan Kebijakan Viral Dugaan Gerakan Demo Diperjualbelikan: Proposal Rp39 Juta Aliansi BEM Surabaya Jadi Sorotan Proyeksi IHSG Hari Ini Setelah Investor Asing Melakukan Pembelian Besar, Simak 5 Saham Terpopuler Kenaikan Harga Pangan: Cabai Rawit Merah Sentuh Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Melonjak 21 Persen Gubernur Bank Indonesia Tegaskan Komitmen Stabilitas Rupiah di Tengah Prediksi Nilai Tukar Dropbox Lakukan PHK 200 Karyawan Secara Global, CTO Juga Mundur Masih Tersisa 52 Juta Peserta JKN yang Tidak Aktif, Defisit Arus Kas Mencapai Rp 2 Triliun Setiap Bulan Siswa Al Abidin SMP dan SMA Kolaborasi dengan Akademisi Australia dalam Menghadapi Era AI --- Hashim Djojohadikusumo Desak Penghentian Praktik Saham Gorengan --- AQILA: Ikon Baru AQUA yang Mengajak Keluarga Memilih Air Minum Berkualitas Menteri Keuangan AS: Kenaikan Suku Bunga Bukan Kesalahan Kebijakan Viral Dugaan Gerakan Demo Diperjualbelikan: Proposal Rp39 Juta Aliansi BEM Surabaya Jadi Sorotan Proyeksi IHSG Hari Ini Setelah Investor Asing Melakukan Pembelian Besar, Simak 5 Saham Terpopuler Kenaikan Harga Pangan: Cabai Rawit Merah Sentuh Rp133.950 per Kg, Bawang Merah Melonjak 21 Persen
Ekonomi

Zulhas Mengungkapkan Biaya Produksi Beras di Indonesia Lebih Tinggi daripada di China dan Vietnam

Zulhas mengungkapkan bahwa biaya produksi beras di Indonesia lebih mahal dibandingkan dengan negara-negara seperti China dan Vietnam. Hal ini menjadi perhatian penting dalam diskusi mengenai ketahanan...

Sekar Wangi

Penulis

29 August 2026
95 kali dibaca
Zulhas Mengungkapkan Biaya Produksi Beras di Indonesia Lebih Tinggi daripada di China dan Vietnam
Sumber gambar: liputan6.com

Pada Sabtu, 29 Agustus 2026, tiga artikel terpopuler di Kanal Bisnis Liputan6.com membahas isu penting terkait biaya produksi beras di Indonesia. Dalam sebuah pernyataan, Zulhas menjelaskan bahwa biaya produksi beras di Indonesia jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan negara-negara tetangga seperti China dan Vietnam.

Analisis Biaya Produksi

Zulhas menekankan bahwa perbedaan biaya ini dapat mempengaruhi daya saing beras Indonesia di pasar global. Ia mencatat bahwa faktor-faktor seperti infrastruktur, teknologi, dan biaya tenaga kerja berkontribusi terhadap tingginya biaya produksi. Hal ini menjadi tantangan bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan dan memastikan ketersediaan beras yang terjangkau bagi masyarakat.

Implikasi untuk Ketahanan Pangan

Lebih lanjut, Zulhas mengingatkan bahwa untuk mencapai ketahanan pangan yang berkelanjutan, perlu adanya perhatian lebih terhadap efisiensi produksi. Dengan biaya yang lebih tinggi, petani mungkin akan kesulitan untuk bersaing, yang pada gilirannya dapat berdampak pada ketersediaan beras di dalam negeri. Oleh karena itu, kebijakan yang mendukung petani dan investasi dalam teknologi pertanian menjadi sangat penting.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait