🔴 Breaking
Teknologi

Aktor Tiongkok Beralih Profesi Jadi Penjual Sayur Akibat Dampak AI

Industri film di Tiongkok mengalami perubahan signifikan akibat penggunaan kecerdasan buatan, membuat aktor Xu Peng memilih untuk kembali ke kampung halaman dan menjual sayur. Keputusan ini diambil se...

Chandra Kirana

Penulis

15 July 2026
12 kali dibaca
Aktor Tiongkok Beralih Profesi Jadi Penjual Sayur Akibat Dampak AI
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah memberikan dampak besar terhadap karier para aktor di Tiongkok. Salah satu yang merasakannya adalah Xu Peng, seorang aktor berusia 30 tahun yang mengungkapkan bahwa ia kehilangan banyak tawaran akting setelah industri drama pendek di negara tersebut semakin mengandalkan produksi berbasis AI.

Xu Peng, yang dikenal melalui drama pendek vertikal yang tengah populer, terakhir kali menyelesaikan syuting pada Maret 2026. Setelah itu, tawaran akting yang biasanya mengalir deras hampir tidak ada lagi yang diterimanya. Dalam kondisi ini, Xu memutuskan untuk kembali ke kampung halamannya dan membantu usaha keluarganya.

Kembali ke Akar dan Bekerja Keras

Setiap harinya, Xu Peng mengemudikan mobil listrik milik keluarganya untuk mengangkut hasil panen sayuran yang ditanam oleh kakeknya ke pasar. Keputusan untuk beralih profesi ini sempat mengejutkan keluarga dan kerabatnya. Namun, Xu tidak merasa keberatan dengan perubahan kariernya. Ia menyatakan, "Akting hanyalah sebuah pekerjaan. Jika tidak ada peran yang bisa dimainkan, saya akan mencari cara lain untuk mencari nafkah. Selama saya bisa bekerja dengan jujur dan sungguh-sungguh, tidak ada rintangan yang tidak bisa saya lewati."

Dukungan dari Penggemar dan Media Sosial

Foto dan video Xu saat berjualan sayur menjadi viral di media sosial, banyak warganet yang memberikan pujian atas sikapnya yang dinilai tidak gengsi untuk mencari nafkah dengan cara apapun. Para penggemar pun menyempatkan diri untuk mengunjungi pasar tempat Xu berjualan sebagai bentuk dukungan.

Menurut laporan dari HK01, pada masa puncak kariernya, Xu sering menjalani syuting hingga 15-16 jam setiap hari dan dikenal luas berkat perannya sebagai karakter "CEO yang otoriter" dalam berbagai drama mikro. Sayangnya, dalam beberapa bulan terakhir, teknologi AI banyak dimanfaatkan dalam industri drama pendek karena mampu mengurangi biaya dan mempercepat proses produksi konten. Laporan terbaru menyebutkan bahwa dari sekitar 128.000 drama mikro yang dirilis di Tiongkok pada kuartal I-2026, sekitar 122.000 judul di antaranya diproduksi dengan bantuan AI.

Artikel Terkait