🔴 Breaking
Kesehatan

Apakah GERD Dapat Menyebabkan Serangan Jantung? Simak Penjelasan Dokter

Gastroesophageal reflux disease (GERD) sering kali menimbulkan gejala yang mirip dengan serangan jantung, tetapi kedua kondisi ini berbeda. Seorang dokter menjelaskan bahwa stres berkepanjangan dapat...

Fayra Nugroho

Penulis

28 August 2026
7 kali dibaca
Foto: Freepik
Foto: Freepik

Jakarta - Gastroesophageal reflux disease (GERD) sering dikaitkan dengan berbagai keluhan seperti nyeri dada, sensasi terbakar, serta mual hingga muntah. Dengan gejala yang muncul di area dada dan ulu hati, banyak orang bertanya-tanya apakah GERD dapat menyebabkan serangan jantung.

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr Maya Munigar Apandi, SpJP (K) FIHA, menjelaskan bahwa GERD dan serangan jantung adalah dua kondisi yang berbeda. Menurutnya, GERD tidak secara langsung menyebabkan serangan jantung. "GERD itu sendiri tidak langsung berhubungan dengan jantung, tapi sumber stresnya, itu dia bisa," ungkap Maya.

Stres dan Risiko Penyakit Jantung

Dr. Maya menambahkan bahwa stres berkepanjangan merupakan salah satu faktor risiko yang dapat dimodifikasi terkait penyakit jantung. Stres dapat mengganggu metabolisme tubuh dan memunculkan berbagai keluhan pada organ-organ tubuh, termasuk memperburuk masalah asam lambung. "Stres itu bisa mengganggu metabolisme. Selain bisa mengganggu metabolisme, dia juga bisa menyebabkan keluhan di organ yang lain," jelasnya.

Ketika asam lambung naik ke kerongkongan, seseorang dapat merasakan sensasi terbakar, mual, muntah, serta nyeri di tenggorokan. Kondisi ini dikenal dengan istilah GERD.

Gejala Serangan Jantung yang Mirip GERD

Meskipun GERD tidak secara langsung memicu serangan jantung, dr. Maya mengingatkan bahwa ada beberapa gejala serangan jantung yang dapat menyerupai gejala GERD. Hal ini sering kali membuat seseorang keliru dalam mengidentifikasi kondisi yang dialaminya. Salah satu contoh adalah serangan jantung yang melibatkan gangguan pada arteri koroner kanan (right coronary artery/RCA), yang dapat menyebabkan keluhan seperti nyeri ulu hati, mual, dan muntah.

"Kalau misalnya, apakah GERD itu serangan jantung? Karena ada serangan jantung tertentu yang keluhannya bisa menyerupai GERD, keluhannya nyeri ulu hati, mual, muntah, keringat dingin," jelasnya. Oleh karena itu, keluhan yang dianggap sebagai 'maag' atau GERD perlu diwaspadai jika disertai dengan gejala lain, terutama keringat dingin, sesak, lemas, atau nyeri yang menjalar.

Dr. Maya menegaskan pentingnya membedakan kedua kondisi tersebut, karena serangan jantung memerlukan penanganan yang cepat. Jangan sampai gejala serangan jantung dianggap hanya sebagai masalah asam lambung, sehingga mengakibatkan keterlambatan dalam mendapatkan perawatan medis.

Artikel Terkait