🔴 Breaking
Ekonomi

Inalum Raih Kinerja Keuangan Tertinggi dalam Sejarah Perusahaan

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mencatatkan rekor kinerja keuangan dan operasional tertinggi sepanjang sejarahnya pada tahun buku 2025. Pencapaian ini diumumkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham...

Chandra Kirana

Penulis

22 June 2026
54 kali dibaca
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) selaku anggota Grup MIND ID mencatatkan rekor kinerja keuangan dan operasional tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada tahun buku 2025. (Foto: Mind ID)
PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) selaku anggota Grup MIND ID mencatatkan rekor kinerja keuangan dan operasional tertinggi sepanjang sejarah perusahaan pada tahun buku 2025. (Foto: Mind ID)

PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) berhasil mencatatkan rekor kinerja keuangan dan operasional yang tertinggi dalam sejarah perusahaan pada tahun buku 2025. Pengumuman ini disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang menunjukkan kinerja keuangan terkuat sepanjang 50 tahun berdirinya Inalum.

Corporate Secretary PT Inalum, Mahyaruddin A. R., menjelaskan bahwa pendapatan perusahaan mengalami pertumbuhan sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, didorong oleh peningkatan volume penjualan dan harga jual komoditas yang lebih baik. "Pendapatan perseroan tumbuh 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya, ditopang peningkatan volume penjualan serta harga jual komoditas yang lebih baik," ujarnya.

Peningkatan Laba dan Produksi

Selain itu, laba bersih konsolidasian mengalami peningkatan sebesar 15 persen secara tahunan, sedangkan EBITDA tumbuh sebesar 17 persen. Dalam aspek operasional, Inalum juga mencatatkan rekor dalam produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah perusahaan. Produksi aluminium tercatat mencapai 280.082 metrik ton, meningkat sekitar dua persen dibandingkan tahun lalu, sementara volume penjualan mencapai 280.141 metrik ton, naik sekitar satu persen secara tahunan.

Capaian operasional ini didukung oleh penyelesaian Proyek Pot Upgrading yang berhasil meningkatkan kapasitas produksi terpasang menjadi sekitar 274.000 ton per tahun. Peningkatan kapasitas ini dilakukan melalui modernisasi teknologi tungku reduksi dengan arus 235 kA pada 170 tungku di Potline 2.

Tata Kelola dan Perubahan Pengurus

Indikator kinerja perusahaan juga tercermin dalam aspek tata kelola dan kesehatan korporasi. Inalum mendapatkan Tingkat Kesehatan kategori "AA" dengan klasifikasi "Sehat", serta didukung oleh final rating idAA-/Stable dan standalone rating idA+(sa) dari PEFINDO. Pencapaian Key Performance Indicators (KPI) Kolegial Tahun 2025 tercatat sebesar 85,54 persen, dan Peringkat Komposit Risiko berada pada level 2.

Dalam penerapan Good Corporate Governance (GCG), tingkat pengadopsian prinsip ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) diproyeksikan meningkat menjadi 87,54 persen pada tahun buku 2025, dibandingkan dengan 81,01 persen pada tahun sebelumnya, seiring dengan implementasi seluruh rekomendasi perbaikan yang telah dilakukan oleh perusahaan.

Pada RUPST Tahun Buku 2025, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus perseroan. Dewan Komisaris yang baru terdiri atas Musa Bangun sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen, Indra Simarta, Ali Said, dan Kardwiyana Ukar sebagai Komisaris, serta Hari Soebagijo sebagai Komisaris Independen. Sementara itu, jajaran Direksi diisi oleh Melati Sarnita sebagai Direktur Utama, Ken Permana sebagai Direktur Keuangan, Ivan Ermisyam sebagai Direktur Operasi, Arif Haendra sebagai Direktur Strategi Korporasi, Pengembangan Usaha, dan Komersial, serta Kemal Sudiro sebagai Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Bisnis.

Artikel Terkait