🔴 Breaking
Kesehatan

--- Kementerian Kesehatan Gelar Skrining Kesehatan untuk 10 Ribu Dokter Internship ---

--- Sebanyak 10.564 peserta Program Internsip Dokter Indonesia akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebagai langkah evaluasi setelah enam peserta meninggal dunia pada tahun 2026. ---

Sekar Wangi

Penulis

31 July 2026
5 kali dibaca
Foto: Nafilah Sri Sagita/ detikHealth
Foto: Nafilah Sri Sagita/ detikHealth
---TITLEEXCERPT--- Sebanyak 10.564 peserta Program Internsip Dokter Indonesia akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh sebagai langkah evaluasi setelah enam peserta meninggal dunia pada tahun 2026. ---CONTENT---

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tengah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan Program Internsip Dokter Indonesia (PIDI) sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat perlindungan bagi peserta serta meningkatkan kualitas pengelolaan program. Langkah ini diambil setelah terjadinya enam kasus kematian peserta internship sepanjang tahun 2026 yang telah diaudit dan diselidiki oleh tim gabungan.

Direktur Jenderal Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) Kementerian Kesehatan, dr. Yuli Farianti, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas meninggalnya enam peserta internship. Menurutnya, setiap insiden menjadi perhatian serius dan menjadi bahan evaluasi bagi Kemenkes untuk memastikan bahwa penyelenggaraan program sesuai dengan prinsip keselamatan, perlindungan, dan pembinaan bagi peserta.

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya enam peserta internship. Setiap kejadian menjadi perhatian serius dan kami tindak lanjuti melalui audit medis serta investigasi bersama lintas pihak sebagai dasar melakukan perbaikan tata kelola,” ungkap dr. Yuli dalam konferensi pers yang diadakan di lantai 5 gedung Adhyatma Kemenkes pada Rabu, 29 Juli 2026.

Pemeriksaan Kesehatan Menyeluruh

Sebagai langkah konkret, Kemenkes akan melaksanakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi 10.564 peserta Program Internsip Dokter Indonesia yang saat ini bertugas di seluruh Indonesia. Pemeriksaan ini mencakup medical check-up (MCU), pemeriksaan kesehatan fisik, laboratorium, dan skrining kesehatan jiwa.

Untuk mendukung pelaksanaan skrining tersebut, semua peserta internship akan dibebastugaskan sementara dari tugas mereka pada 30 Juli hingga 14 Agustus 2026. Selama periode tersebut, peserta akan difokuskan untuk mengikuti pemeriksaan kesehatan hingga seluruh hasil evaluasi selesai.

Hasil dari pemeriksaan kesehatan ini nantinya akan menjadi dasar penilaian kondisi kesehatan peserta serta dievaluasi bersama pencapaian kompetensi melalui logbook. Peserta yang berhasil memenuhi target kompetensi dan dinyatakan sehat akan dapat menyelesaikan program internship tanpa perlu perpanjangan masa tugas.

Peningkatan Sistem Pendampingan

Selain melakukan skrining kesehatan, Kementerian Kesehatan juga berupaya memperkuat sistem pendampingan bagi peserta internship. Menurut dr. Yuli, komunikasi yang baik antara peserta, dokter pendamping, wahana, Komite Internship Kedokteran Indonesia (KIKI), pemerintah daerah, dan Kementerian Kesehatan merupakan faktor penting untuk mendeteksi lebih awal berbagai masalah yang mungkin dihadapi oleh peserta.

“Orang terdekat peserta internship adalah dokter pendampingnya. Karena itu, komunikasi harus berjalan baik sehingga setiap kondisi kesehatan maupun kendala yang dihadapi peserta dapat segera diketahui dan ditangani,” jelasnya.

Artikel Terkait