Jakarta - Menghadapi kanker payudara merupakan perjalanan yang panjang dan tidak hanya berhenti pada diagnosis atau pengobatan. Pemantauan kondisi serta proses pemulihan menjadi tahap penting bagi para pejuang dan penyintas kanker. Menyadari hal ini, Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) telah resmi menjalin kemitraan strategis dengan yayasan Lovepink. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk memperluas akses komunitas terhadap layanan onkologi yang komprehensif, terintegrasi, dan berstandar internasional.
Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Direktur Rumah Sakit MHJS, dr. Fiktorius Kuludong, dan Wakil Ketua Lovepink, Anita D. Sulistyowati, menjadi tanda dimulainya kerja sama ini. dr. Fiktorius menegaskan komitmen rumah sakit untuk mendampingi pasien di setiap tahap penyembuhan mereka. "Bagi Mayapada Hospital, perawatan kanker bukan hanya sekadar mengobati penyakit, tetapi juga memastikan pasien mendapatkan dukungan yang tepat di setiap tahap perjalanannya," ungkap dr. Fiktorius dalam keterangan tertulisnya.
Layanan Terpadu untuk Penyintas
Layanan terpadu yang ditawarkan di MHJS mencakup berbagai tahap, mulai dari skrining, diagnosis, penanganan keganasan, terapi, hingga pemantauan lanjutan. Pasien akan didampingi oleh tim dokter multidisiplin serta dilengkapi dengan fasilitas medis mutakhir seperti PET-CT Scan, 3D mamografi, dan 4D USG mammae. Wakil Ketua Lovepink, Anita D. Sulistyowati, menyambut baik kolaborasi ini karena dinilai sangat membantu kebutuhan komunitasnya. "Setiap penyintas kanker payudara memiliki perjalanan yang berbeda dan memerlukan dukungan yang berbeda pula. Oleh karena itu, akses terhadap layanan yang lengkap, terpercaya, dan terintegrasi sangat berarti bagi komunitas," jelas Anita.
Pendampingan Pasien yang Optimal
Untuk memastikan pasien tidak merasa berjuang sendirian, pihak rumah sakit juga menghadirkan layanan Patient Navigator. Chief Operating Officer MHJS, Joyce Rahayu Kusumariyadi, menekankan pentingnya perawatan yang berfokus pada kenyamanan pasien. "Dengan perawatan terkoordinasi yang selalu berpusat pada pasien, kami berupaya membuat perjalanan pasien lebih jelas, terarah, dan nyaman," papar Joyce.
Pemilihan terapi kanker juga memerlukan evaluasi yang matang dari tim ahli multidisiplin. Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Kanker dan Kelainan Darah MHJS, dr. Martha Iskandar, menjelaskan bahwa pemilihan terapi dilakukan secara komprehensif. "Dengan kolaborasi antarspesialis, kami dapat menyusun strategi perawatan yang lebih terarah, mulai dari diagnosis, pemilihan terapi, hingga evaluasi respons pengobatan, dengan tetap menempatkan kebutuhan pasien sebagai prioritas," ungkap dr. Martha.
Fasilitas di MHJS juga telah dilengkapi dengan teknologi Vacuum-Assisted Breast Biopsy (VABB) untuk proses pengambilan sampel jaringan dengan minim sayatan. Keunggulan layanan ini diakui oleh anggota komunitas Lovepink, termasuk penyintas bernama Ferita Deasy. "Saya merasakan tim dokter bersinergi dan memberikan penjelasan yang cukup detail kepada saya, sehingga kami bisa memutuskan tindakan terbaik yang akan saya jalani," kenang Ferita.
Sebagai bentuk dukungan nyata, MHJS menawarkan harga khusus bagi komunitas Lovepink, termasuk layanan PET-CT Scan seharga Rp 10.000.000. Selain itu, tersedia diskon 15 persen untuk rawat inap dan rehabilitasi medis, serta promo pemeriksaan mamografi mulai dari Rp 350.000. Informasi pendaftaran dapat diperoleh dengan menghubungi Call Center 150770 atau melalui WhatsApp di nomor 0817-17-150770.