🔴 Breaking
Tragedi Keluarga: Ibu Bunuh Tiga Anaknya Diduga Akibat Postpartum Psychosis Perjuangan Menuju Gelar Terbaik: Kisah Wisudawan UIN Saizu dengan IPK 3,92 Gangguan Operasional di Stasiun Jakarta Kota, KRL INKA Terhambat Ahli Waris Debitur Kecewa, Truk Disebut Dilelang Adira Finance di Tengah Proses Negosiasi Pelunasan Nvidia Resmi Akuisisi Platform AI Hugging Face dengan Nilai Fantastis Sejarah Pemisahan Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Kedokteran di Indonesia Pertamina Menyatakan Pembelian BBM di Sumatera Selatan Tidak Memerlukan STNK Komitmen Wellous Indonesia dalam Pengembangan Digital Marketing Melalui SVO --- Zulkifli Hasan Desak Penyelidikan Kasus Diduga Keracunan 500 Santri --- Penghargaan untuk Inisiatif Lingkungan Wellous Indonesia Tragedi Keluarga: Ibu Bunuh Tiga Anaknya Diduga Akibat Postpartum Psychosis Perjuangan Menuju Gelar Terbaik: Kisah Wisudawan UIN Saizu dengan IPK 3,92 Gangguan Operasional di Stasiun Jakarta Kota, KRL INKA Terhambat Ahli Waris Debitur Kecewa, Truk Disebut Dilelang Adira Finance di Tengah Proses Negosiasi Pelunasan Nvidia Resmi Akuisisi Platform AI Hugging Face dengan Nilai Fantastis Sejarah Pemisahan Fakultas Kedokteran Gigi dan Fakultas Kedokteran di Indonesia Pertamina Menyatakan Pembelian BBM di Sumatera Selatan Tidak Memerlukan STNK Komitmen Wellous Indonesia dalam Pengembangan Digital Marketing Melalui SVO --- Zulkifli Hasan Desak Penyelidikan Kasus Diduga Keracunan 500 Santri --- Penghargaan untuk Inisiatif Lingkungan Wellous Indonesia
Kesehatan

Komitmen Wellous Indonesia dalam Pengembangan Digital Marketing Melalui SVO

Wellous Indonesia berfokus pada pengembangan bisnis digital marketing dengan mendirikan komunitas Synergy Via Online (SVO) yang tersebar di berbagai kota. Komunitas ini bertujuan untuk membantu anggot...

Arjuna Mahendra

Penulis

04 September 2026
8 kali dibaca
Co-Founder SVO indonesia Zainal Rauf (Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikHealth)
Co-Founder SVO indonesia Zainal Rauf (Foto: Devandra Abi Prasetyo/detikHealth)

Jakarta - Wellous Indonesia menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan bisnis digital marketing dengan membentuk komunitas yang dikenal sebagai Synergy Via Online (SVO) Indonesia. Komunitas ini telah hadir di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.

Co-Founder SVO Indonesia, Zainal Rauf, menjelaskan bahwa tujuan dari SVO adalah untuk mengedukasi dan mendukung individu yang ingin memulai bisnis digital dari awal. "Kami mengajari, membantu teman-teman dari nol untuk memulai bisnis digital," ungkap Zainal setelah menerima penghargaan di Anugerah Ekonomi Hijau 2026 yang berlangsung di Jakarta Selatan pada Kamis, 3 September 2026.

Metode Pembelajaran yang Berbeda

Zainal menambahkan bahwa di SVO, anggota tidak hanya diajarkan cara berjualan, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu diambil setiap hari agar produk mereka dapat terjual. "Yang berbeda dari komunitas digital marketing yang lainnya adalah, mungkin remote atau online. Kalau kami memang menyediakan beberapa cabang, sehingga mentoring-nya nggak cuman by zoom," jelasnya.

Dia menekankan bahwa SVO berkomitmen untuk menyediakan mentor yang siap membimbing para anggota dalam proses belajar digital marketing secara langsung. "Jadi tempat ini tujuannya kami menyediakan mentor, sehingga teman-teman yang mau belajar digital marketing itu benar-benar diajari hari ke hari," tambahnya.

Inovasi dan Antusiasme Generasi Muda

Wellous Indonesia dan SVO juga aktif mengadakan seminar serta menjalin kemitraan dalam pemasaran. Salah satu contohnya adalah seminar yang membahas pengembangan bisnis melalui digital marketing dengan memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI). "SVO sendiri sudah rilis SVO AI, salah satu platform yang kami gunakan untuk membantu teman-teman sebagai digital entrepreneur ini untuk memudahkan proses penjualan," jelas Zainal.

Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa platform tersebut menawarkan berbagai fitur, mulai dari pembuatan konten, pengelolaan website, hingga penanganan komunikasi dengan pelanggan. "Mulai dari pembuatan konten, website, terus handling chat dari customer, itu kami sediakan di platform ini," ujarnya.

Zainal juga mengamati bahwa minat generasi muda terhadap bisnis digital semakin meningkat. "Rata-rata masih muda, 90 persen muda di usia di bawah 30 tahun. Bahkan ada yang masih baru tamat SMA. Tapi memang juga ada yang usia 30 tahun ke atas," tutupnya.

Artikel Terkait