Jakarta - Wellous Indonesia menunjukkan dedikasinya dalam mengembangkan bisnis digital marketing dengan membentuk komunitas yang dikenal sebagai Synergy Via Online (SVO) Indonesia. Komunitas ini telah hadir di beberapa kota besar seperti Jakarta, Surabaya, dan Yogyakarta.
Co-Founder SVO Indonesia, Zainal Rauf, menjelaskan bahwa tujuan dari SVO adalah untuk mengedukasi dan mendukung individu yang ingin memulai bisnis digital dari awal. "Kami mengajari, membantu teman-teman dari nol untuk memulai bisnis digital," ungkap Zainal setelah menerima penghargaan di Anugerah Ekonomi Hijau 2026 yang berlangsung di Jakarta Selatan pada Kamis, 3 September 2026.
Metode Pembelajaran yang Berbeda
Zainal menambahkan bahwa di SVO, anggota tidak hanya diajarkan cara berjualan, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah yang perlu diambil setiap hari agar produk mereka dapat terjual. "Yang berbeda dari komunitas digital marketing yang lainnya adalah, mungkin remote atau online. Kalau kami memang menyediakan beberapa cabang, sehingga mentoring-nya nggak cuman by zoom," jelasnya.
Dia menekankan bahwa SVO berkomitmen untuk menyediakan mentor yang siap membimbing para anggota dalam proses belajar digital marketing secara langsung. "Jadi tempat ini tujuannya kami menyediakan mentor, sehingga teman-teman yang mau belajar digital marketing itu benar-benar diajari hari ke hari," tambahnya.
Inovasi dan Antusiasme Generasi Muda
Wellous Indonesia dan SVO juga aktif mengadakan seminar serta menjalin kemitraan dalam pemasaran. Salah satu contohnya adalah seminar yang membahas pengembangan bisnis melalui digital marketing dengan memanfaatkan teknologi Kecerdasan Buatan (AI). "SVO sendiri sudah rilis SVO AI, salah satu platform yang kami gunakan untuk membantu teman-teman sebagai digital entrepreneur ini untuk memudahkan proses penjualan," jelas Zainal.
Dia menjelaskan lebih lanjut bahwa platform tersebut menawarkan berbagai fitur, mulai dari pembuatan konten, pengelolaan website, hingga penanganan komunikasi dengan pelanggan. "Mulai dari pembuatan konten, website, terus handling chat dari customer, itu kami sediakan di platform ini," ujarnya.
Zainal juga mengamati bahwa minat generasi muda terhadap bisnis digital semakin meningkat. "Rata-rata masih muda, 90 persen muda di usia di bawah 30 tahun. Bahkan ada yang masih baru tamat SMA. Tapi memang juga ada yang usia 30 tahun ke atas," tutupnya.