Harga pangan di pasar tradisional mengalami lonjakan pada hari Senin, 12 Oktober 2026. Kenaikan yang paling mencolok terlihat pada cabai rawit hijau yang melonjak hampir 63% dalam sehari, sedangkan cabai rawit merah mencapai harga Rp132.850 per kilogram.
Berdasarkan data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Bank Indonesia yang diakses pada pukul 09.57 WIB, harga cabai rawit hijau tercatat sebesar Rp118.950 per kilogram. Kenaikan ini mencapai Rp45.900 atau 62,95% dibandingkan dengan harga sebelumnya. Di sisi lain, harga cabai rawit merah meningkat Rp31.100 atau 30,63%, menjadi Rp132.850 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada cabai merah keriting yang naik 40,12% menjadi Rp112.450 per kilogram, dan cabai merah besar yang meningkat 20,33% menjadi Rp80.800 per kilogram.
Kenaikan Harga Pangan Lainnya
Selain cabai, harga bawang merah ukuran sedang juga mengalami kenaikan sebesar 24,46%, menjadi Rp46.300 per kilogram, sementara bawang putih ukuran sedang meningkat 10,93% menjadi Rp43.150 per kilogram. Pada kelompok beras, semua jenis beras yang tercatat dalam data PIHPS mengalami kenaikan. Beras kualitas bawah I naik 8,39% menjadi Rp16.150 per kilogram, beras kualitas bawah II meningkat 7,14% menjadi Rp15.750 per kilogram, dan beras medium I mencapai Rp17.400 per kilogram dengan kenaikan 4,82%. Beras medium II juga naik 4,57% menjadi Rp17.150 per kilogram.
Perubahan Harga Komoditas Protein dan Minyak Goreng
Harga beras kualitas super I dibanderol Rp18.600 per kilogram, naik 3,62%, sedangkan beras super II meningkat 2,02% menjadi Rp17.700 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas telur dan gula, di mana harga telur ayam ras segar naik 7,89% menjadi Rp32.150 per kilogram, dan gula pasir kualitas premium meningkat 7,11% menjadi Rp21.850 per kilogram. Gula pasir lokal juga mengalami kenaikan sebesar 6,25% menjadi Rp20.400 per kilogram.
Sementara itu, beberapa komoditas protein hewani menunjukkan penurunan harga. Daging ayam ras segar turun 0,36% menjadi Rp41.550 per kilogram, dan daging sapi kualitas I turun 3,08% menjadi Rp147.850 per kilogram. Namun, harga daging sapi kualitas II justru naik 1,46% menjadi Rp145.550 per kilogram.
Dalam pergerakan harga minyak goreng, harga minyak goreng curah turun 1,72% menjadi Rp20.050 per kilogram. Sebaliknya, minyak goreng kemasan bermerek 1 naik 7,65% menjadi Rp26.200 per kilogram, dan minyak goreng kemasan bermerek 2 meningkat 2,76% menjadi Rp24.200 per kilogram. Data PIHPS Bank Indonesia mencerminkan rata-rata harga pangan nasional di pasar tradisional dari seluruh provinsi di Indonesia, yang dapat berbeda dengan harga aktual di setiap daerah.