🔴 Breaking
Pendidikan

Pembukaan IICF 2026, UKSW Tingkatkan Nilai Keberagaman dan Persaudaraan Global

IICF 2026 resmi dibuka dengan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menyambut raja dan permaisuri Nusantara melalui pertunjukan tari etnis, menegaskan komitmen terhadap keberagaman dan persaudaraan...

Sekar Wangi

Penulis

30 July 2026
14 kali dibaca
Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami dan Wali Kota Salatiga dr. Roby Hernawan saat mencoba makanan khas dari stand etnis Pinaesaan dalam acara IICF 2026. (Istimewa)
Rektor UKSW Profesor Intiyas Utami dan Wali Kota Salatiga dr. Roby Hernawan saat mencoba makanan khas dari stand etnis Pinaesaan dalam acara IICF 2026. (Istimewa)

IICF 2026 telah dibuka secara resmi, di mana Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) menyambut puluhan raja dan permaisuri dari Nusantara. Acara tersebut berlangsung dengan meriah, menampilkan tarian etnis yang melambangkan semangat keberagaman dan persaudaraan global.

Penyambutan Raja dan Permaisuri dengan Tarian Etnis

Pada malam Sabtu, 25 Juli 2026, UKSW menggelar acara “Royal Dinner dan Festival Putri Keraton” yang dihadiri oleh raja, sultan, pemangku adat, serta tokoh budaya dari berbagai daerah di Indonesia dan luar negeri. Dalam momen tersebut, mahasiswa menampilkan tarian Kabasaran dari Minahasa, Sulawesi Utara, dan Tari Ya’ahowu dari Nias sebagai bagian dari penyambutan.

Wisuda UKSW dan Prestasi Lulusan

Selain itu, UKSW juga mencatatkan prestasi dengan 82% lulusan yang cepat mendapatkan pekerjaan. Sebanyak 649 lulusan resmi diwisuda dalam Upacara Wisuda Periode III yang berlangsung pada 23 Juli 2026 di Balairung Universitas. Momen ini diwarnai dengan kisah haru, termasuk penyerahan ijazah kepada perwakilan almarhum yang mengharukan banyak hadirin.

UKSW terus berkomitmen untuk mendukung keberagaman dan integrasi nasional, seperti yang terlihat dari penghargaan yang diraih sebagai Universitas Paling Berpengaruh untuk Integrasi Nasional di ajang SBBI 2026. Dengan berbagai kegiatan dan prestasi yang dicapai, UKSW menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang inklusif dan berdaya saing.

Artikel Terkait