🔴 Breaking
Peringatan Dokter Mengenai Dampak Negatif BPA Terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita Pertumbuhan Pasar Iklan Luar Ruang Indonesia Mencapai Rp 5,91 Triliun, Namun Adopsi Programmatic Masih Minim CBA Soroti Dugaan Kejanggalan Konsesi Tol Cawang–Pluit, Dari Perpanjangan hingga Biaya Proyek KBMI–KBPBI Tidak Rencanakan Aksi Oktober, Daeng Wahidin Ungkap Agenda Pertemuan dengan Kapolri Elon Musk Mengakui Ketidaktahuannya dalam Pembuatan Chip, Namun Bertekad Mendirikan Pabrik Sendiri Paus Leo XIV Harus Jalani Operasi Pengangkatan Nodul Paru Siswa SDII Al Abidin Surakarta Berhasil Masuk Nasional OMI 2026 di Matematika BNI Segera Tindak Lanjuti Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Kenaikan Harga Pangan Nasional: Cabai Merah Keriting Mencapai Rp155 Ribu per Kg Pertamina Tingkatkan Kesiapan UMKM untuk Pasar Global Melalui Pelatihan Ekspor Peringatan Dokter Mengenai Dampak Negatif BPA Terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita Pertumbuhan Pasar Iklan Luar Ruang Indonesia Mencapai Rp 5,91 Triliun, Namun Adopsi Programmatic Masih Minim CBA Soroti Dugaan Kejanggalan Konsesi Tol Cawang–Pluit, Dari Perpanjangan hingga Biaya Proyek KBMI–KBPBI Tidak Rencanakan Aksi Oktober, Daeng Wahidin Ungkap Agenda Pertemuan dengan Kapolri Elon Musk Mengakui Ketidaktahuannya dalam Pembuatan Chip, Namun Bertekad Mendirikan Pabrik Sendiri Paus Leo XIV Harus Jalani Operasi Pengangkatan Nodul Paru Siswa SDII Al Abidin Surakarta Berhasil Masuk Nasional OMI 2026 di Matematika BNI Segera Tindak Lanjuti Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Kenaikan Harga Pangan Nasional: Cabai Merah Keriting Mencapai Rp155 Ribu per Kg Pertamina Tingkatkan Kesiapan UMKM untuk Pasar Global Melalui Pelatihan Ekspor
Ekonomi

Pertumbuhan Pasar Iklan Luar Ruang Indonesia Mencapai Rp 5,91 Triliun, Namun Adopsi Programmatic Masih Minim

Pasar iklan luar ruang di Indonesia berhasil mencapai angka Rp 5,91 triliun, meskipun adopsi teknologi programmatic dalam sektor ini masih tergolong rendah.

Raihan Fadhila

Penulis

13 October 2026
6 kali dibaca
Asosiasi Perusahaan Media Luar-Griya Indonesia (AMLI) menggelar Strategic Forum INDOOH 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Dok AMLI)
Asosiasi Perusahaan Media Luar-Griya Indonesia (AMLI) menggelar Strategic Forum INDOOH 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta. (Dok AMLI)

Pasar iklan luar ruang di Indonesia telah mencapai nilai Rp 5,91 triliun, menunjukkan potensi besar dalam industri ini. Asosiasi Perusahaan Media Luar-Griya Indonesia (AMLI) dan Indonesia Digital Association (IDA) berkolaborasi untuk meningkatkan pengukuran audiens serta iklan digital.

Dalam acara Strategic Forum INDOOH 2026 yang berlangsung pada Jumat, 9 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, dibahas pentingnya transformasi industri media luar ruang melalui teknologi digital dan pengukuran audiens yang lebih baik. Forum ini diadakan sebagai bagian dari Indo Sign, LED & Advertising Expo 2026 dan AllPrint Indonesia, dengan dukungan dari Krista Exhibitions.

Transformasi Digital dalam Industri OOH

Ketua Umum DPP AMLI, Fabianus Bernadi, menekankan bahwa perkembangan industri OOH tidak hanya terlihat dari peralihan papan iklan tradisional ke layar digital, tetapi juga mencakup cara baru dalam menjangkau audiens serta menciptakan pengalaman bagi konsumen. "Perubahan industri luar-griya bukan sekadar transisi dari papan statis ke layar digital, melainkan pergeseran mendasar dari sekadar selling location menjadi selling audience & experience. Kita harus membangun standar pengukuran dan ekosistem industri bersama agar OOH Indonesia menjadi pemain utama di kawasan regional," tegas Fabianus dalam keterangan tertulis.

Forum ini juga membahas pengembangan iklan digital luar ruang, yang dikenal sebagai Digital Out-of-Home (DOOH), serta pentingnya riset, pengukuran data, dan integrasi periklanan programatik. Managing Director Indonesia di Billups dan Vice Chairman AMLI, Agung Prihambodo, mengungkapkan bahwa potensi pasar OOH di Indonesia mencapai sekitar US$ 330 juta atau Rp 5,91 triliun, dengan penetrasi digital mendekati 40 persen. Namun, adopsi programmatic Digital Out-of-Home (pDOOH) masih di bawah 1 persen.

Pentingnya Data dan Kolaborasi dalam Iklan Digital

Agung Prihambodo menambahkan, "Indonesia memiliki pasar OOH yang sangat potensial dengan penetrasi digital mendekati 40%, namun pDOOH kita masih di bawah 1%. Kita telah memiliki infrastruktur layar digital yang masif, kini saatnya membangun infrastruktur programmatic dan common measurement language agar daya saing industri kita sejajar dengan standar global."

CEO KLY dan Chairman IDA, Dian Gemiano, juga menyoroti pentingnya membuktikan efektivitas iklan digital melalui data audiens yang terukur. "Indonesia tidak memiliki masalah dengan jumlah layar digital, kita memiliki proof problem. Layar pintar tidak bernilai jika kita tidak bisa membuktikan efektivitas dan audiensnya. Kolaborasi IDA dan AMLI hadir untuk membangun tiga hal utama: laporan industri terverifikasi, standar pengukuran bersama, dan kerangka transaksi pDOOH," ungkap Dian.

Dari hasil pembahasan forum, pengembangan standar pengukuran dan transparansi data menjadi kebutuhan utama agar pengiklan dapat menilai kinerja kampanye secara lebih akurat. AMLI dan IDA juga menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat pengembangan industri periklanan nasional, yang mencakup riset, penyusunan standar pengukuran lintas media, integrasi programmatic DOOH, serta edukasi sumber daya manusia.

Diskusi panel dalam forum ini menghadirkan praktisi industri, termasuk CEO Playlog Bong Stevian, Founder Prisma Freddy Lauw, dan Marketing Director MKCI Bandung Jhon Gunadi, yang membahas potensi pasar OOH di luar Jakarta, transparansi pengukuran, serta peluang kolaborasi bisnis. Diketahui bahwa lebih dari 90 persen wilayah di luar Jakarta memiliki penetrasi DOOH di bawah 5 persen, yang menunjukkan adanya peluang untuk mengembangkan media iklan digital di berbagai daerah.

Sebagai bentuk apresiasi, AMLI memberikan piagam penghargaan kepada Co-founder, Owner, dan CEO Krista Exhibitions, Daud D. Salim, atas dukungannya terhadap penyelenggaraan forum dan partisipasi AMLI dalam pameran AllPrint Indonesia serta Indo Sign Expo 2026. Fabianus Bernadi juga menyampaikan terima kasih kepada Krista Exhibitions, yang menjadi landasan untuk rencana kerja sama jangka panjang dalam memperkuat keterlibatan industri media luar ruang di masa mendatang.

Artikel Terkait