🔴 Breaking
CBA Soroti Dugaan Kejanggalan Konsesi Tol Cawang–Pluit, Dari Perpanjangan hingga Biaya Proyek KBMI–KBPBI Tidak Rencanakan Aksi Oktober, Daeng Wahidin Ungkap Agenda Pertemuan dengan Kapolri Elon Musk Mengakui Ketidaktahuannya dalam Pembuatan Chip, Namun Bertekad Mendirikan Pabrik Sendiri Paus Leo XIV Harus Jalani Operasi Pengangkatan Nodul Paru Siswa SDII Al Abidin Surakarta Berhasil Masuk Nasional OMI 2026 di Matematika BNI Segera Tindak Lanjuti Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Kenaikan Harga Pangan Nasional: Cabai Merah Keriting Mencapai Rp155 Ribu per Kg Pertamina Tingkatkan Kesiapan UMKM untuk Pasar Global Melalui Pelatihan Ekspor Pemerintah Tambah Anggaran BPJS Kesehatan Sebesar Rp 20 Triliun Secara Bertahap Dua Pria Terbakar Setelah Gagal Melarikan Diri Usai Mencuri Motor di Koja CBA Soroti Dugaan Kejanggalan Konsesi Tol Cawang–Pluit, Dari Perpanjangan hingga Biaya Proyek KBMI–KBPBI Tidak Rencanakan Aksi Oktober, Daeng Wahidin Ungkap Agenda Pertemuan dengan Kapolri Elon Musk Mengakui Ketidaktahuannya dalam Pembuatan Chip, Namun Bertekad Mendirikan Pabrik Sendiri Paus Leo XIV Harus Jalani Operasi Pengangkatan Nodul Paru Siswa SDII Al Abidin Surakarta Berhasil Masuk Nasional OMI 2026 di Matematika BNI Segera Tindak Lanjuti Bantuan untuk Korban Banjir di Padang Kenaikan Harga Pangan Nasional: Cabai Merah Keriting Mencapai Rp155 Ribu per Kg Pertamina Tingkatkan Kesiapan UMKM untuk Pasar Global Melalui Pelatihan Ekspor Pemerintah Tambah Anggaran BPJS Kesehatan Sebesar Rp 20 Triliun Secara Bertahap Dua Pria Terbakar Setelah Gagal Melarikan Diri Usai Mencuri Motor di Koja
Kesehatan

Paus Leo XIV Harus Jalani Operasi Pengangkatan Nodul Paru

Paus Leo XIV dijadwalkan menjalani operasi pengangkatan nodul paru pada 13 Oktober 2026, menjadi perawatan medis pertamanya sejak menjabat. Proses pemulihan diperkirakan akan berlangsung sekitar satu...

Bima Sakti

Penulis

13 October 2026
7 kali dibaca
Foto: DW (News)
Foto: DW (News)

Jakarta - Pemimpin Gereja Katolik, Paus Leo XIV, akan menjalani operasi di rumah sakit pada Selasa (13/10/2026) siang waktu setempat. Prosedur ini diperlukan untuk mengangkat nodul yang terdeteksi pada paru-parunya. Ini adalah kali pertama Paus berusia 71 tahun tersebut dirawat di rumah sakit sejak terpilih sebagai pemimpin 1,4 miliar umat Katolik pada Mei 2025.

Juru bicara Vatikan, Matteo Bruni, mengonfirmasi bahwa Paus Leo akan mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Gemelli yang terletak di Roma. Diperkirakan, masa pemulihan setelah operasi akan memakan waktu sekitar satu minggu.

Kondisi Kesehatan Paus Leo XIV

"Atas saran dokter, saya memutuskan untuk menjalani operasi pengangkatan. Terdeteksi sangat awal dan terlokalisasi dengan baik," ungkap Paus Leo saat mengumumkan kondisi kesehatannya setelah doa Angelus di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

Memahami Nodul Paru dan Potensinya

Nodul paru adalah benjolan kecil yang terbentuk dari jaringan abnormal di paru-paru. Sebagian besar nodul paru bersifat jinak, namun ada kemungkinan kecil bahwa nodul tersebut dapat menjadi pertanda awal kanker paru-paru. Nodul yang berukuran kecil biasanya tidak menunjukkan gejala, dan sering kali ditemukan secara tidak sengaja saat pemeriksaan kesehatan rutin. Namun, jika nodul membesar, bisa menimbulkan keluhan seperti sesak napas, nyeri dada, atau batuk persisten yang kadang disertai darah.

Operasi pengangkatan nodul biasanya dilakukan dengan pembiusan total, di mana alat pernapasan khusus digunakan untuk membantu pasien selama prosedur.

Fasilitas Khusus untuk Paus di Rumah Sakit

Rumah Sakit Gemelli di Roma dikenal sebagai tempat perawatan bagi para Paus. Sebelumnya, mendiang Paus Fransiskus dan Paus Yohanes Paulus II juga pernah menjalani perawatan di rumah sakit ini. Di lantai atas, terdapat suite khusus yang dilengkapi dengan pengamanan ketat dari kepolisian Italia dan Vatikan. Fasilitas ini mencakup kamar tidur, ruang rapat tim medis, dapur, dan kapel kecil untuk berdoa.

Meskipun harus menjalani operasi, Paus Leo XIV yang lahir di Chicago dan memiliki hobi bermain tenis, dinilai dalam kondisi fisik yang baik. Pihak Vatikan optimis bahwa pemulihan akan berjalan lancar, sehingga beliau dapat melanjutkan agenda perjalanan dinas selama 11 hari ke Amerika Latin, yang mencakup Uruguay, Argentina, dan Peru, yang dijadwalkan mulai 6 November mendatang.

Artikel Terkait