🔴 Breaking
Teknologi

Platform AI Ciptakan Micro-Drama yang Interaktif untuk Penonton

Character.ai, platform chatbot berbasis kecerdasan buatan, meluncurkan micro-drama yang memungkinkan penonton berinteraksi dengan karakter melalui chatbot. Tiga judul pertama telah dirilis, dan penggu...

Bima Sakti

Penulis

13 July 2026
49 kali dibaca
Platform AI Ciptakan Micro-Drama yang Interaktif untuk Penonton
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Character.ai, sebuah platform chatbot yang menggunakan kecerdasan buatan, mengumumkan perluasan bisnisnya ke dunia micro-drama yang sedang tren. Pengumuman ini disampaikan pada Kamis (9/7/2026) oleh perusahaan yang didirikan oleh mantan insinyur Google.

Dalam rilis tersebut, Character.ai mengungkapkan bahwa mereka telah memproduksi beberapa micro-drama berbasis AI dengan kolaborasi penulis dari Hollywood. Setiap episode dari drama berdurasi singkat ini ditulis oleh penulis Hollywood dan kemudian diproduksi menggunakan teknologi AI. Menariknya, karakter-karakter dalam micro-drama ini dapat diajak berbincang oleh pengguna melalui chatbot Character.ai, khususnya bagi mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Selain itu, pengguna juga diberi kesempatan untuk menciptakan cerita mereka sendiri berdasarkan karakter AI yang tersedia.

Rangkaian Micro-Drama Pertama

Untuk tahap awal, Character.ai meluncurkan tiga judul micro-drama, yaitu "Last Summer" yang bertema romantis, "The Nighttime Game" dengan nuansa horor, dan "Edenfall". Judul terakhir menggabungkan elemen dari "The Hunger Games" dan "Ready Player One", menceritakan sekelompok pemain yang berperan sebagai penguji beta untuk sebuah permainan baru. Meskipun perusahaan tidak merinci penulis Hollywood yang terlibat, mereka memastikan bahwa tim mereka memiliki pengalaman dalam proyek-proyek di Nickelodeon, Netflix, DreamWorks, dan Blumhouse.

Ke depan, layanan baru dari Character.ai akan memungkinkan pengguna untuk menciptakan karakter dan serial sesuai dengan imajinasi mereka, yang dikenal sebagai fan fiction. Menurut pernyataan dari juru bicara Character.ai, tahap awal pengembangan micro-drama ini masih menggunakan model AI yang dikembangkan oleh tim internal perusahaan. Langkah ini diambil untuk menyempurnakan format dan alur produksi, serta memahami jenis micro-drama yang paling diminati oleh pengguna.

Kecepatan Produksi dan Kualitas Konten

CEO Character.ai, Karandeep Anand, menjelaskan bahwa penggunaan AI dalam produksi memungkinkan proses yang jauh lebih cepat dibandingkan metode animasi tradisional. Dia menyebutkan bahwa satu serial dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 40 hari, sedangkan produksi animasi konvensional bisa memakan waktu hingga enam bulan.

Walaupun demikian, Character.ai menegaskan bahwa mereka tidak ingin memenuhi pasar dengan konten berkualitas rendah. Anand menyatakan, "Tujuan kami bukan menciptakan mesin pembuat konten AI sembarangan untuk Gen Z." Ia menilai bahwa format micro-drama sangat cocok untuk dipadukan dengan AI karena genre ini dikenal memiliki volume produksi yang tinggi dan siklus pembuatan yang singkat. Selain itu, Character.ai berharap dapat membuka sumber pendapatan baru melalui interaksi chatbot dan fitur fan fiction yang terhubung dengan serial tersebut.

Artikel Terkait