🔴 Breaking
Pendidikan

Rektor Untidar Ajak Wayang Sebagai Sarana Pendidikan Karakter dan Pelestarian Budaya

Rektor Universitas Tidar Magelang, Prof. Sugiyarto M.Si, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan seni wayang sebagai media dalam pendidikan karakter dan pelestarian budaya Jawa.

Fayra Nugroho

Penulis

13 July 2026
14 kali dibaca
Espos Plus
Espos Plus

Di tengah kesibukannya sebagai akademisi, Prof. Sugiyarto M.Si selaku Rektor Universitas Tidar (Untidar) Magelang, menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian budaya Jawa, khususnya dalam seni pewayangan. Ia percaya bahwa wayang tidak hanya sekadar hiburan, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai alat pendidikan yang dapat membentuk karakter generasi muda.

Pentingnya Wayang dalam Pendidikan

Menurut Sugiyarto, seni wayang mengandung banyak nilai moral dan etika yang dapat diajarkan kepada anak-anak. Dengan memanfaatkan wayang sebagai media, diharapkan generasi muda dapat memahami dan menghargai budaya mereka sendiri, sekaligus menginternalisasi nilai-nilai positif yang terkandung di dalamnya. Wayang, yang merupakan bagian integral dari warisan budaya Indonesia, memiliki kekuatan untuk menyampaikan pesan-pesan penting melalui cerita dan karakter yang ada dalam pertunjukannya.

Upaya Pelestarian Budaya

Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah, dan masyarakat dalam upaya melestarikan seni wayang. Ia berharap, dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, seni pewayangan dapat terus berkembang dan tidak punah ditelan zaman. Kegiatan-kegiatan yang melibatkan seni wayang, seperti pertunjukan dan pelatihan, diharapkan dapat menjadi sarana untuk menarik minat generasi muda terhadap budaya mereka.

Dengan semangat ini, Sugiyarto mendorong semua pihak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan seni wayang, agar tetap menjadi bagian dari identitas budaya bangsa Indonesia.

Artikel Terkait