🔴 Breaking
Kesehatan

Rute Feri Baru Johor-Batam Diharapkan Tingkatkan Kunjungan Pasien Asing

Johor, Malaysia, meluncurkan rute feri baru yang menghubungkan Johor Bahru dengan Batam, Indonesia, untuk meningkatkan jumlah wisatawan dan pasien asing, terutama dari Indonesia.

Arjuna Mahendra

Penulis

02 November 2026
11 kali dibaca
Foto: Getty Images/Ridofranz
Foto: Getty Images/Ridofranz

Johor, Malaysia, baru saja membuka jalur feri baru yang menghubungkan Johor Bahru dengan Batam, Indonesia. Pembukaan rute ini diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, termasuk mereka yang datang untuk berobat di Johor.

Menurut informasi yang diperoleh dari Harian Metro pada Senin (2/11/2026), warga negara Indonesia merupakan penyumbang terbesar pasien asing di Johor, dengan catatan 79 persen dari total 127 ribu pasien luar negeri yang menerima perawatan di wilayah tersebut sepanjang tahun 2025 berasal dari Indonesia. Selain itu, sekitar 1,5 juta warga Indonesia juga tercatat berkunjung ke Johor Bahru pada tahun yang sama.

Fasilitas Baru untuk Masyarakat

Konsul Jenderal Indonesia di Johor Bahru, Sigit Suryantoro Widiyanto, menjelaskan bahwa rute feri yang baru ini menghubungkan Terminal Feri Internasional Puteri Harbour dengan Terminal Feri Gold Coast di Bengkong, Batam. Dia menambahkan bahwa layanan ini akan mempermudah mobilitas masyarakat kedua negara, terutama bagi wisatawan yang ingin mengunjungi kawasan barat Batam yang sedang berkembang sebagai destinasi pariwisata.

Sigit juga menyatakan, "Bagi penduduk Johor yang ingin ke Batam, ini memberikan pilihan jalur tambahan. Begitu juga bagi pengunjung dari Batam yang datang ke Johor, mereka akan lebih mudah menuju destinasi wisata seperti Johor Premium Outlets (JPO) dan Legoland."

Pentingnya Transportasi Feri

Dia menjelaskan bahwa transportasi feri masih menjadi salah satu penggerak utama mobilitas wisatawan antara Indonesia dan Malaysia, khususnya untuk rute Johor dan Kepulauan Riau. Dari total 11 jalur feri penumpang yang menghubungkan kedua negara, delapan di antaranya beroperasi melalui Johor Bahru, sementara tiga jalur lainnya melayani wilayah Kalimantan, Port Dickson di Negeri Sembilan, dan Melaka.

Sigit mengungkapkan bahwa sekitar 25 persen wisatawan yang bepergian dari Johor Bahru ke Batam menggunakan transportasi feri, yang menunjukkan tingginya permintaan perjalanan antara kedua wilayah. Selain itu, dia berharap penerbangan langsung antara Johor dan beberapa kota di Indonesia dapat diaktifkan kembali. Beberapa kota yang sebelumnya memiliki koneksi penerbangan langsung dengan Johor termasuk Bandung, Yogyakarta, dan Lombok, namun frekuensi penerbangan tersebut menurun setelah pandemi COVID-19.

Dia menambahkan bahwa saat ini sedang berlangsung pembahasan mengenai kemungkinan menghidupkan kembali rute penerbangan langsung Bandung-Johor. "Konektivitas yang lebih luas antara Johor Bahru dan Indonesia akan memberikan manfaat besar bagi sektor pariwisata kedua negara," ujarnya.

Artikel Terkait