🔴 Breaking
Teknologi

Alasan Mundurnya Pejabat Tinggi Apple Terungkap

Setelah pengunduran diri Tim Cook sebagai CEO Apple, beberapa pejabat senior, termasuk Phil Schiller, juga memilih untuk mundur. Laporan menyebutkan bahwa ketidakcocokan antara Schiller dan CEO baru,...

Maya Soraya Larasati

Penulis

07 September 2026
5 kali dibaca
Petinggi Apple Phil Schiller dilaporkan akan bergabung ke dewan OpenAI.(9to5Mac)
Petinggi Apple Phil Schiller dilaporkan akan bergabung ke dewan OpenAI.(9to5Mac)

Sejak Tim Cook mengundurkan diri dari jabatannya sebagai CEO Apple pada 1 September lalu, sejumlah pejabat tinggi perusahaan tersebut juga mengikuti jejaknya. Salah satu yang mundur adalah Phil Schiller, yang telah lama memimpin App Store. Schiller, yang bergabung dengan Apple sejak tahun 1987, telah menjabat sebagai kepala App Store sejak 2015.

Menurut laporan dari Mark Gurman, seorang jurnalis Bloomberg yang dikenal fokus pada berita seputar Apple, ketidakcocokan antara Schiller dan CEO baru, John Ternus, menjadi penyebab utama pengunduran dirinya. Schiller dilaporkan tidak sejalan dengan strategi baru yang diusung Ternus, yang bertujuan untuk meningkatkan margin keuntungan dan mencari lebih banyak pendapatan dari App Store.

Strategi Baru yang Dipertanyakan

Strategi yang diusulkan Ternus, yang didukung oleh Senior Vice President Services, Eddy Cue, berfokus pada pencarian cara agar App Store dapat memberikan keuntungan yang lebih besar bagi Apple. Namun, Schiller merasa khawatir bahwa pendekatan tersebut akan merusak hubungan perusahaan dengan pengembang dan pemerintah, terutama mengingat kritik yang sering dilontarkan terhadap kebijakan App Store.

Meskipun ada perbedaan pendapat, Gurman menegaskan bahwa tidak ada konflik besar atau pertikaian antara Schiller dengan Ternus maupun Cue. Schiller memilih untuk mundur dari posisinya di App Store karena tidak ingin terlibat dalam arah baru yang diambil oleh perusahaan. Saat ini, belum ada informasi jelas mengenai perubahan apa yang sedang dipertimbangkan oleh Apple, tetapi ada kemungkinan perusahaan berusaha untuk menekan biaya sambil meningkatkan pendapatan dari App Store.

Perubahan dalam Manajemen App Store

Salah satu opsi yang mungkin diambil adalah meningkatkan otomatisasi dalam proses peninjauan aplikasi. Apple juga dapat mempertimbangkan untuk menaikkan biaya keanggotaan pengembang, yang saat ini ditetapkan sebesar 99 dollar AS (sekitar Rp 1,7 juta) per tahun. Alternatif lain adalah mengenakan biaya berlangganan kepada pengembang besar berdasarkan tingkat trafik atau penggunaan aplikasi, sehingga sebagian biaya infrastruktur App Store dapat dialokasikan kepada pengembang.

Namun, semua opsi tersebut masih bersifat spekulatif dan belum ada kepastian apakah Apple akan menerapkannya. Meskipun Schiller mundur dari posisi kepemimpinan App Store, ia tidak sepenuhnya meninggalkan perusahaan. Ia kini menjabat sebagai "Apple Fellow," sebuah posisi khusus bagi individu yang dianggap telah memberikan kontribusi luar biasa bagi perusahaan. Dalam peran barunya, Schiller akan terlibat dalam proyek-proyek Apple, meskipun rincian lebih lanjut belum diungkapkan.

Pihak internal yang dikutip oleh Bloomberg menyatakan bahwa posisi baru ini merupakan "langkah besar menuju masa pensiun" bagi Schiller. Sementara itu, jabatan yang ditinggalkan Schiller di App Store kini diisi oleh Carson Oliver, yang telah bekerja di Apple selama lebih dari 14 tahun dan memiliki pengalaman di divisi App Store. Pengelolaan App Store selanjutnya akan berada di bawah departemen layanan yang dipimpin oleh Eddy Cue.

Selama masa kepemimpinannya, Schiller juga terlibat dalam sengketa hukum antara Apple dan Epic Games terkait sistem biaya pembelian dalam aplikasi. Epic menggugat Apple pada tahun 2020 dengan tuduhan bahwa perusahaan menciptakan monopoli ilegal melalui App Store. Meskipun klaim monopoli tersebut ditolak dan hakim sebagian besar memihak Apple, perusahaan tetap diperintahkan untuk mengizinkan pengembang aplikasi menyediakan tautan menuju opsi pembayaran eksternal. Perselisihan hukum antara kedua perusahaan ini masih berlanjut.

Mundurnya Phil Schiller dari App Store menyusul pengunduran sejumlah eksekutif Apple lainnya. Jeff Williams, yang menjabat sebagai Chief Operating Officer, dijadwalkan pensiun pada Desember 2025 setelah 27 tahun berkarier di perusahaan. Di bulan yang sama, Apple juga mengumumkan pensiunnya Lisa Jackson, wakil presiden bidang Environment, Policy, and Social Initiatives, serta Kate Adams, General Counsel. Sementara itu, Jennifer Bailey, yang memimpin Apple Pay, direncanakan pensiun pada Oktober 2026 setelah lebih dari 20 tahun bekerja di Apple. Pada Juni 2026, Apple juga kehilangan Paul Meade, wakil presiden yang bertanggung jawab atas headset Vision Pro, yang meninggalkan perusahaan untuk bergabung dengan OpenAI. Setelah kepergian Meade, Apple dikabarkan memangkas tim Vision Pro, dengan sekitar 100 karyawan dilaporkan telah meninggalkan tim tersebut.

Jabatan CEO yang ditinggalkan Tim Cook kini dipegang oleh John Ternus.

Artikel Terkait