🔴 Breaking
Teknologi

Amazon Resmi Bergabung dalam Klub Perusahaan Bernilai 3 Triliun Dollar AS

Amazon telah resmi menjadi anggota klub perusahaan publik dengan nilai kapitalisasi pasar mencapai 3 triliun dollar AS, menjadikannya sebagai perusahaan kelima yang mencapai prestasi ini.

Maya Soraya Larasati

Penulis

04 August 2026
12 kali dibaca
Amazon Resmi Bergabung dalam Klub Perusahaan Bernilai 3 Triliun Dollar AS
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Amazon telah resmi bergabung dengan kelompok perusahaan publik yang memiliki nilai pasar 3 triliun dollar AS atau sekitar Rp 53.985 triliun pada hari Senin, 3 Agustus 2026. Dengan pencapaian ini, Amazon menjadi perusahaan kelima yang berhasil menembus batas nilai tersebut, mengikuti jejak Apple, Microsoft, Nvidia, dan Alphabet (Google). Perusahaan-perusahaan besar ini juga berperan penting dalam pengembangan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) di tingkat global.

Pencapaian tersebut terjadi setelah harga saham Amazon (dengan simbol AMZN) mencapai titik tertinggi dalam sejarahnya, yaitu 287,17 dollar AS (sekitar Rp 5,16 juta) per lembar pada perdagangan 3 Agustus 2026. Secara keseluruhan, sepanjang tahun 2026, saham Amazon telah mengalami kenaikan lebih dari 23 persen.

Proses Menuju 3 Triliun Dollar

Amazon memerlukan waktu sekitar dua tahun untuk meningkatkan valuasi perusahaannya dari 2 triliun dollar AS, yang dicapai pada Juni 2024, hingga mencapai 3 triliun dollar AS pada Agustus 2026. Perusahaan ini kini tergabung dalam kelompok elit perusahaan teknologi global yang mencakup Apple, Microsoft, Alphabet, dan Nvidia, yang semuanya menjadi pemimpin dalam pengembangan infrastruktur AI di seluruh dunia.

Sentimen positif dari para investor semakin menguat setelah laporan keuangan kuartal kedua tahun 2026 menunjukkan hasil yang lebih baik dari yang diperkirakan oleh analis. Dalam periode April hingga Juni 2026, Amazon, yang didirikan oleh Jeff Bezos pada tahun 1994, mencatat pendapatan sebesar 200,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.622 triliun). Ini merupakan kali pertama Amazon berhasil mencapai angka 200 miliar dollar AS dalam satu kuartal.

Kinerja Bisnis dan Investasi di AI

Kinerja yang baik ini didorong terutama oleh bisnis cloud Amazon Web Services (AWS), yang mengalami pertumbuhan tercepat dalam 18 kuartal terakhir. Pendapatan AWS meningkat 37 persen secara tahunan menjadi 42,2 miliar dollar AS. Secara keseluruhan, bisnis cloud Amazon kini menghasilkan pendapatan sekitar 169 miliar dollar AS per tahun. Selain itu, sektor AI dan chip yang dikembangkan oleh Amazon juga telah mencapai pendapatan tahunan lebih dari 25 miliar dollar AS masing-masing.

Laporan keuangan yang kuat ini memberikan keyakinan kepada investor bahwa investasi besar-besaran Amazon di bidang AI mulai menunjukkan hasil yang positif. Perusahaan bahkan meningkatkan proyeksi belanja modal (capital expenditure/capex) untuk tahun 2026 menjadi sekitar 220 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.973 triliun), naik dari target sebelumnya yang sebesar 200 miliar dollar AS. Sebagian besar dana tersebut akan digunakan untuk membangun pusat data, mengembangkan chip AI, serta memperluas infrastruktur komputasi untuk mendukung layanan AI generatif.

Menurut perusahaan riset Roth Capital, Amazon kini menunjukkan tingkat pengembalian investasi AI (AI return on invested capital) yang tertinggi dibandingkan dengan perusahaan teknologi besar lainnya. Amazon juga dianggap berada dalam posisi yang kuat karena mampu mengubah lonjakan investasi AI menjadi pertumbuhan yang signifikan dalam bisnis cloud.

Investor sebelumnya sempat khawatir bahwa perusahaan teknologi mengeluarkan dana besar untuk AI tanpa hasil yang sebanding. Namun, percepatan pertumbuhan AWS dianggap sebagai bukti bahwa investasi tersebut mulai membuahkan hasil yang positif.

Artikel Terkait