Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa Waskita Karya berpotensi menjadi perusahaan tol kedua setelah Jasa Marga, dengan syarat perhitungan yang akurat. Hal ini diungkapkan dalam konteks upaya restrukturisasi yang sedang dilakukan di perusahaan tersebut.
Restrukturisasi Waskita Karya
Dony Oskaria menekankan pentingnya proses restrukturisasi yang tepat untuk memastikan keberlanjutan dan pertumbuhan Waskita Karya. Ia menyatakan bahwa jika langkah-langkah yang diambil dalam restrukturisasi dihitung secara benar, maka tidak ada masalah bagi Waskita untuk beroperasi sebagai perusahaan tol kedua.
Peran Danantara dalam Bisnis Tol
Danantara berkomitmen untuk mendukung proses ini agar Waskita Karya dapat memperkuat posisinya di sektor bisnis tol. Dengan adanya dukungan yang tepat, diharapkan Waskita dapat berkontribusi lebih besar dalam infrastruktur tol di Indonesia.