Berlangganan →
Update
Ketua Komisi I DPR RI Menilai Kapal AS Melintasi Selat Malaka Tidak Menjadi Ancaman Puluhan Ribu Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi UTBK-SNBT 2026 di UNS dan ISI Solo BPOM Mengingatkan Generasi Z tentang Bahaya N20, Kematian Meningkat 578 Persen di AS --- BPS Berikan Penjelasan Terkait Keraguan Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025 --- Pernyataan Sufmi Dasco Ahmad Terkait Berita Politik Terbaru DPR Laksanakan Silaturahmi, Unwahas Terima Bantuan Satu Unit Bus Operasional Menkes Sebut Antivaksin Jadi Kendala dalam Pencegahan Campak di Indonesia --- Maskapai di Asia dan Eropa Menghadapi Ancaman Kekurangan Bahan Bakar Pesawat --- Kanselir Jerman Mengkritik Rencana Aksi Militer AS Terhadap Kuba Uji Nyali Digital: 32 Peserta Terbaik SMK Se-Jateng Berkompetisi di LKS 2026 Ketua Komisi I DPR RI Menilai Kapal AS Melintasi Selat Malaka Tidak Menjadi Ancaman Puluhan Ribu Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi UTBK-SNBT 2026 di UNS dan ISI Solo BPOM Mengingatkan Generasi Z tentang Bahaya N20, Kematian Meningkat 578 Persen di AS --- BPS Berikan Penjelasan Terkait Keraguan Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025 --- Pernyataan Sufmi Dasco Ahmad Terkait Berita Politik Terbaru DPR Laksanakan Silaturahmi, Unwahas Terima Bantuan Satu Unit Bus Operasional Menkes Sebut Antivaksin Jadi Kendala dalam Pencegahan Campak di Indonesia --- Maskapai di Asia dan Eropa Menghadapi Ancaman Kekurangan Bahan Bakar Pesawat --- Kanselir Jerman Mengkritik Rencana Aksi Militer AS Terhadap Kuba Uji Nyali Digital: 32 Peserta Terbaik SMK Se-Jateng Berkompetisi di LKS 2026
Nasional

Iran Menegaskan Tidak Ada Rencana Melanjutkan Perundingan Damai dengan AS

Iran menyatakan bahwa saat ini tidak ada rencana untuk melanjutkan perundingan damai dengan Amerika Serikat.

Sabina Almira 20 April 2026 8 pembaca news.indozone.id news.indozone.id
Iran Menegaskan Tidak Ada Rencana Melanjutkan Perundingan Damai dengan AS
news.indozone.id
Iran mengonfirmasi bahwa tidak ada rencana untuk melanjutkan perundingan damai dengan Amerika Serikat. Pernyataan ini disampaikan oleh pejabat tinggi Iran dalam konteks hubungan yang semakin tegang antara kedua negara. Pemerintah Iran menilai bahwa situasi saat ini tidak mendukung untuk melanjutkan dialog dengan AS, terutama setelah serangkaian tindakan yang dianggap merugikan oleh pihak Amerika. Ketegangan ini muncul setelah berbagai isu, termasuk sanksi yang diterapkan oleh AS terhadap Iran dan kebijakan luar negeri yang dianggap agresif. Dengan tidak adanya rencana untuk perundingan, Iran menunjukkan keteguhan sikapnya dalam menghadapi tekanan dari luar. Situasi ini menandakan bahwa hubungan antara kedua negara masih akan tetap tegang dalam waktu dekat. Ke depan, perkembangan lebih lanjut akan sangat bergantung pada tindakan yang diambil oleh masing-masing pihak.
Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait