Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, memberikan tanggapan positif terhadap berbagai masukan yang diterima mengenai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Ia menegaskan bahwa Kementerian Koperasi akan melakukan evaluasi menyeluruh berdasarkan umpan balik yang masuk.
Evaluasi Berdasarkan Masukan Masyarakat
Ferry menyatakan bahwa semua informasi yang disampaikan oleh masyarakat, baik melalui saluran resmi maupun media sosial, sangat diperhatikan dalam rangka meningkatkan pelaksanaan program KDKMP. "Kami sangat mengapresiasi setiap postingan, laporan, dan masukan dari masyarakat. Ini adalah bentuk perhatian besar yang sangat kami hargai dan menjadi bahan penting untuk perbaikan KDKMP ke depan," ungkapnya.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus memantau pelaksanaan program KDKMP di lapangan, termasuk dalam hal lokasi, kondisi, dan tata kelola. Menurutnya, partisipasi publik sangat penting untuk memastikan kerjasama antara Kementerian, lembaga terkait, Agrinas, KDKMP, dan masyarakat dapat berjalan dengan baik.
Prioritas Kenyamanan dan Keamanan
Ferry menegaskan bahwa kenyamanan, keselamatan, dan keamanan masyarakat merupakan prioritas utama dalam pelaksanaan program KDKMP. Ia berharap program strategis ini dapat terus disempurnakan agar benar-benar bermanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Sekali lagi kami menyampaikan terima kasih atas perhatian masyarakat. Inilah bentuk kepedulian publik yang kami harapkan. Kami juga memohon dukungan agar program ini dapat terus disempurnakan dalam pelaksanaannya ke depan," tutupnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menginformasikan bahwa 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih siap beroperasi penuh mulai Sabtu, 16 Mei 2026. Pemerintah menargetkan 30 ribu KDMP dapat beroperasi pada 16 Agustus 2026. "Sebanyak 1.061 koperasi telah siap dan beroperasi penuh diresmikan serentak hari ini, dengan 530 unit di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah," jelasnya.
Zulkifli juga menyampaikan bahwa 9.294 KDMP telah selesai dibangun dan siap beroperasi. "Hari ini 9.294 yang bangun fisik telah rampung KDMP. Tiap hari bertambah, satu hari 150-200," tambahnya. Untuk mendukung operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, pemerintah sedang merekrut 30 ribu manajer KDMP yang akan berperan penting dalam pengawasan distribusi pangan dan memastikan ekonomi kembali ke masyarakat desa.
Ia menekankan bahwa pembangunan koperasi ini bukan hanya tentang fisik, tetapi juga tentang menciptakan keadilan ekonomi di Indonesia. "Bapak presiden tidak meresmikan gedung, tidak meresmikan jalan, yang bapak resmikan instrumen keadilan, keadilan ekonomi, keadilan bagi desa Indonesia," pungkasnya. Semangat ini sejalan dengan Pasal 33 Undang-Undang Dasar, yang menekankan bahwa kekayaan sumber daya alam harus digunakan untuk kemakmuran rakyat.