Pada tanggal 19 Mei 2026, harga perak yang ditawarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menunjukkan peningkatan yang cukup berarti, mencapai Rp 51.000 per gram. Kenaikan ini terjadi di tengah tren positif harga emas Antam yang juga mengalami penguatan.
Dalam perdagangan pada hari Selasa tersebut, harga perak Antam tercatat naik sebesar Rp 1.350 per gram dari harga sebelumnya yang berada di Rp 49.650 per gram pada 18 Mei 2026. Lonjakan harga ini menarik perhatian para investor dan pelaku industri yang aktif memantau pergerakan pasar komoditas.
Tren Kenaikan Harga Perak dan Emas
Kenaikan harga perak ini sejalan dengan tren kenaikan harga emas Antam, yang juga mengalami peningkatan sebesar Rp 25.000, dari Rp 2.764.000 per gram menjadi Rp 2.789.000 per gram. Meskipun harga perak domestik menunjukkan tren positif, harga perak dunia mengalami sedikit penurunan sebesar 0,32%, dengan posisi di angka US$ 77,31 per ons.
Pergerakan harga yang dinamis ini mencerminkan respons pasar terhadap berbagai faktor ekonomi baik global maupun domestik. Oleh karena itu, investor disarankan untuk terus mengikuti informasi terbaru guna mengambil keputusan investasi yang tepat.
Beragam Produk Perak dari Antam
Antam menawarkan berbagai jenis produk perak yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan, baik sebagai investasi maupun bahan baku industri. Salah satu produk unggulan adalah perak butiran murni dengan kadar 99,95%, yang sangat sesuai untuk kerajinan dan industri perhiasan karena kemurniannya yang tinggi.
Selain perak butiran, Antam juga menyediakan perak batangan sebagai alternatif investasi. Perak batangan ini diproduksi dengan akurasi tinggi dan tersedia dalam beberapa ukuran. Contohnya, perak batangan seberat 250 gram dijual dengan harga Rp 13.150.000, sedangkan perak batangan 500 gram ditawarkan dengan harga Rp 25.500.000. Harga tersebut belum termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) yang berlaku.
Antam juga memiliki sertifikasi dari London Bullion Market Association (LBMA), yang menjadikan produk perak batangan Antam diakui secara internasional dan mudah untuk diperdagangkan.
Fluktuasi harga perak Antam dalam beberapa waktu terakhir menunjukkan dinamika yang menarik. Sebelum kenaikan yang terjadi pada 19 Mei 2026, harga perak Antam sempat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Pada 16 Mei 2026, harga perak Antam turun hingga Rp 4.800 menjadi Rp 49.400 per gram. Kemudian, pada 18 Mei 2026, harga sempat menguat tipis menjadi Rp 49.650 per gram sebelum melonjak tajam pada hari berikutnya.
Meskipun harga perak dunia mengalami koreksi, harga perak Antam di pasar domestik menunjukkan ketahanan dan bahkan mengalami kenaikan. Hal ini mengindikasikan adanya faktor-faktor internal yang memengaruhi pergerakan harga perak di Indonesia, menjadikannya aset yang menarik untuk diversifikasi portofolio investasi.