Satlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan 1.249 personel untuk menjaga keamanan dan mengatur lalu lintas seiring dengan 53 aksi demonstrasi yang digelar di Jakarta pada Rabu, 28 Oktober 2026. Aksi ini diorganisir oleh aliansi mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dengan membawa lima poin tuntutan yang dianggap penting.
Rekayasa Lalu Lintas untuk Antisipasi Kemacetan
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Firman Darmansyah, menjelaskan bahwa pihaknya telah merencanakan rekayasa arus lalu lintas untuk mengatasi potensi kemacetan yang mungkin terjadi akibat demonstrasi tersebut. “Khusus Lantas, ada 1.249 personel yang disiagakan,” ujarnya saat memberikan keterangan. Firman menambahkan, jika terjadi kepadatan lalu lintas, mereka sudah mempersiapkan langkah-langkah untuk mengatur arus lalu lintas dan semua personel sudah ditempatkan di lokasi-lokasi strategis.
Aksi dan Kegiatan Lainnya di Jakarta
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, juga menginformasikan bahwa pada hari itu terdapat 53 aksi penyampaian aspirasi serta 77 kegiatan masyarakat lainnya di DKI Jakarta. Ia mengajak para demonstran untuk menyampaikan aspirasi dengan cara yang tertib dan menghormati hak masyarakat lain yang tidak terlibat dalam aksi. “Jadi itu bukan tanggung jawab satu kelompok saja, tanggung jawab kita bersama,” tegas Budi.
Budi juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang mungkin terganggu aktivitasnya akibat pengaturan lalu lintas yang dilakukan. “Kami juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam aktivitas sedikit terganggu karena arus lalu lintas, pengaturan rekayasa lalu lintas, dan lain-lain juga akan diatur secara situasional,” ujarnya.
Sejumlah lokasi aksi demonstrasi yang telah ditentukan termasuk di depan DPR RI, Bundaran HI, dan Tugu Tani. “Ada beberapa titik yaitu DPR/MPR RI, sekitar YPB, Bundaran HI, Silang Selatan Monas, dan Tugu Tani, serta beberapa titik lainnya,” tutup Budi. Diketahui bahwa dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, sejumlah kampus juga akan menggelar aksi demonstrasi pada hari tersebut.