🔴 Breaking
Kenaikan Harga Singkong di Lampung Mencapai Rp3.050 per Kg, Petani Berterima Kasih kepada Pemerintah Elon Musk Investasi Besar di Perusahaan yang Produksi Film Dokumenter Tentang Dirinya Lonjakan Harga Avtur Picu Kenaikan Tarif Tiket Pesawat Bandara Baru di Australia Resmi Beroperasi, Pertama dalam Lima Dekade Mayapada Hospital Tangerang Lanjutkan Pembangunan Gedung Keempat, Ditargetkan Beroperasi pada 2027 Laporan UNDP 2026: 617 Juta Anak Terjebak dalam Kemiskinan Multidimensi Peluang Besar Industri Animasi untuk Menyerap Tenaga Kerja di Era AI Festival Nglinting Tembakau Dorong Ekonomi Lokal Temanggung Turnamen Voli Piala Gubernur Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM di Banten Gerindra Menyelidiki Isu Pertemuan Tokoh Oposisi dengan Dubes Singapura Kenaikan Harga Singkong di Lampung Mencapai Rp3.050 per Kg, Petani Berterima Kasih kepada Pemerintah Elon Musk Investasi Besar di Perusahaan yang Produksi Film Dokumenter Tentang Dirinya Lonjakan Harga Avtur Picu Kenaikan Tarif Tiket Pesawat Bandara Baru di Australia Resmi Beroperasi, Pertama dalam Lima Dekade Mayapada Hospital Tangerang Lanjutkan Pembangunan Gedung Keempat, Ditargetkan Beroperasi pada 2027 Laporan UNDP 2026: 617 Juta Anak Terjebak dalam Kemiskinan Multidimensi Peluang Besar Industri Animasi untuk Menyerap Tenaga Kerja di Era AI Festival Nglinting Tembakau Dorong Ekonomi Lokal Temanggung Turnamen Voli Piala Gubernur Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM di Banten Gerindra Menyelidiki Isu Pertemuan Tokoh Oposisi dengan Dubes Singapura
Teknologi

Persaingan Ketat Android, iOS, dan HarmonyOS di Pasar Smartphone Global

Android memperkuat posisinya di pasar sistem operasi smartphone global pada kuartal kedua tahun 2026, sementara iOS mengalami penurunan di beberapa pasar utama. HarmonyOS tetap stabil dengan pangsa pa...

Sekar Wangi

Penulis

29 August 2026
87 kali dibaca
Ilustrasi persaingan OS smartphone, Android vs iOS vs HarmonyOS.(Ilustrasi dibuat dengan AI/KOMPAS.com)
Ilustrasi persaingan OS smartphone, Android vs iOS vs HarmonyOS.(Ilustrasi dibuat dengan AI/KOMPAS.com)

Android berhasil memperluas dominasi di pasar sistem operasi smartphone global pada kuartal kedua tahun 2026, di saat iOS justru mengalami penurunan di sejumlah pasar utama. Secara keseluruhan, Android mengalami kenaikan dua poin persentase dibandingkan kuartal sebelumnya, sementara iOS mengalami penurunan yang sama. Pangsa pasar HarmonyOS tetap stagnan di angka 5 persen. Kenaikan pangsa pasar Android ini terjadi di tengah penurunan pengiriman smartphone secara global yang tercatat turun 11 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan yang paling signifikan terjadi pada segmen ponsel entry-level dan menengah, terutama di negara-negara berkembang, disebabkan oleh meningkatnya biaya komponen.

Kenaikan pangsa pasar ini dapat terjadi meskipun total pengiriman unit mengalami penurunan, asalkan penurunan yang dialami oleh pesaing jauh lebih besar. Android didukung oleh banyak vendor dengan berbagai lini produk yang mencakup berbagai segmen harga, sehingga lebih tahan terhadap penurunan di segmen tertentu dibandingkan dengan iOS yang hanya diusung oleh Apple. Penjualan Samsung Galaxy S26 series yang lebih baik dibandingkan seri sebelumnya juga turut membantu menahan laju penurunan pangsa pasar Android secara keseluruhan.

Pangsa Pasar iOS Menyusut di Amerika Serikat

Di Amerika Serikat, iOS mencatatkan pangsa pasar sebesar 51 persen, sementara Android berada di angka 49 persen. Meskipun masih unggul, posisi iOS di AS mengalami penurunan yang signifikan dibandingkan kuartal keempat tahun 2025, ketika pangsa pasarnya mencapai 69 persen. Hal ini menunjukkan bahwa jarak keunggulan iOS atas Android di AS kini menyusut menjadi hanya 2 persen. Meskipun mengalami penurunan dibandingkan kuartal sebelumnya, pangsa pasar global iOS di kuartal kedua 2026 justru mencatatkan angka tertinggi sepanjang sejarah untuk periode April-Juni, didorong oleh tingginya permintaan terhadap iPhone 17 series dan kehadiran iPhone 17e.

Dominasi HarmonyOS di China Meningkat

Di China, Android tercatat memiliki pangsa pasar sebesar 58 persen, turun dari 63 persen pada kuartal sebelumnya. Penurunan ini dimanfaatkan oleh HarmonyOS, yang merupakan sistem operasi buatan Huawei, yang naik dari 19 persen menjadi 24 persen. iOS juga mencatatkan kenaikan kecil dari 17 persen menjadi 18 persen. Kenaikan pangsa pasar HarmonyOS di China menunjukkan bahwa strategi Huawei untuk mengurangi ketergantungan pada Android melalui pengembangan sistem operasi sendiri mulai membuahkan hasil di pasar domestiknya. Salah satu model yang berkontribusi besar terhadap penjualan HarmonyOS adalah Huawei Enjoy 90 Pro Max.

Huawei mulai mengembangkan HarmonyOS sebagai alternatif Android sejak tahun 2019, setelah perusahaan tersebut terkena sanksi dagang dari Amerika Serikat yang memutus aksesnya ke layanan Google. Versi terbaru, HarmonyOS NEXT yang diperkenalkan pada tahun 2024, kini sepenuhnya lepas dari Android (AOSP), sehingga tidak dapat menjalankan aplikasi Android secara native seperti versi sebelumnya. HarmonyOS sempat unggul tipis atas iOS di China pada kuartal keempat 2025, namun posisinya kembali disalip oleh Apple pada awal tahun 2026. Saat ini, di kuartal kedua 2026, HarmonyOS kembali mendekati posisi iOS di pasar domestiknya, meskipun belum berhasil menyalipnya kembali.

Perlu dicatat bahwa data pangsa pasar dari Counterpoint Research dihitung berdasarkan jumlah pengiriman unit smartphone baru ke pasar setiap kuartal, bukan berdasarkan jumlah perangkat aktif yang digunakan saat ini. Cakupan data ini diklaim mencapai 99 persen dari total pasar ponsel global, dengan analisis spesifikasi di berbagai segmen harga.

Artikel Terkait