🔴 Breaking
Bill Gates Prediksi AI dan Robot Akan Menggantikan Pekerjaan Manusia Krisis Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo, Kasus Melampaui 10 Ribu dan Hampir 5 Ribu Korban Jiwa --- Kehidupan Pedagang di Tengah Aksi Demonstrasi di Monas --- Mengenal Heatstroke: Bahaya yang Mengintai Pelari di Cuaca Panas Rektor UIN Saizu Lantik Lima Pejabat Baru, Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Penguatan Usulan Koperasi Desa untuk Penyaluran Gaji Pensiunan ASN, Taspen Menyatakan Sikap Dua Studio Game Besar Umumkan PHK Massal di Akhir Oktober 2026 Peringatan Direktur Utama BPJS Kesehatan Terkait Penipuan di Rumah Sakit, Fokus pada Kasus Diare di Gresik Rektor UIN Saizu Ajak Generasi Muda untuk Berinovasi dan Berkarya dalam Memperingati Sumpah Pemuda Penyesuaian Harga BBM di Pakistan: Bensin Turun, Solar Naik per 28 Oktober Bill Gates Prediksi AI dan Robot Akan Menggantikan Pekerjaan Manusia Krisis Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo, Kasus Melampaui 10 Ribu dan Hampir 5 Ribu Korban Jiwa --- Kehidupan Pedagang di Tengah Aksi Demonstrasi di Monas --- Mengenal Heatstroke: Bahaya yang Mengintai Pelari di Cuaca Panas Rektor UIN Saizu Lantik Lima Pejabat Baru, Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Penguatan Usulan Koperasi Desa untuk Penyaluran Gaji Pensiunan ASN, Taspen Menyatakan Sikap Dua Studio Game Besar Umumkan PHK Massal di Akhir Oktober 2026 Peringatan Direktur Utama BPJS Kesehatan Terkait Penipuan di Rumah Sakit, Fokus pada Kasus Diare di Gresik Rektor UIN Saizu Ajak Generasi Muda untuk Berinovasi dan Berkarya dalam Memperingati Sumpah Pemuda Penyesuaian Harga BBM di Pakistan: Bensin Turun, Solar Naik per 28 Oktober
Ekonomi

Rupiah Menguat Menjadi 18.065 per Dolar AS, Didukung Cadangan Devisa

Nilai tukar rupiah mengalami penguatan sebesar 63 poin pada akhir perdagangan Jumat. Para pelaku pasar kini menunggu rilis data inflasi inti dari Amerika Serikat yang dijadwalkan pekan depan.

Bima Sakti

Penulis

10 July 2026
121 kali dibaca
Rupiah Menguat Menjadi 18.065 per Dolar AS, Didukung Cadangan Devisa
Sumber gambar: liputan6.com

Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan sebesar 63 poin pada penutupan perdagangan di hari Jumat, menjadikannya berada di posisi 18.065 per dolar AS. Kenaikan ini mencerminkan optimisme pasar menjelang rilis data inflasi inti dari Amerika Serikat yang akan diumumkan pekan depan.

Pergerakan Pasar dan Harapan Pelaku Ekonomi

Pelaku pasar kini tengah memantau dengan cermat perkembangan ekonomi global, terutama terkait dengan inflasi di AS yang dapat mempengaruhi kebijakan moneter. Data inflasi ini diharapkan memberikan gambaran lebih jelas mengenai arah kebijakan yang akan diambil oleh Federal Reserve.

Peran Cadangan Devisa dalam Stabilitas Rupiah

Penguatan rupiah juga didukung oleh cadangan devisa yang cukup kuat, memberikan penopang bagi nilai tukar di tengah ketidakpastian ekonomi global. Dengan kondisi ini, diharapkan stabilitas rupiah dapat terjaga dan memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait