🔴 Breaking
Kesehatan

Waspadai Nyeri Dada Saat Beraktivitas, Gejala Penyakit Jantung di Usia Muda

Penyakit jantung tidak hanya menyerang orang tua, tetapi juga dapat terjadi pada usia muda akibat gaya hidup yang tidak sehat. Nyeri dada saat beraktivitas bisa menjadi tanda adanya masalah jantung ya...

Arjuna Mahendra

Penulis

10 July 2026
7 kali dibaca
Foto: Mayapada Hospital
Foto: Mayapada Hospital

Jakarta - Banyak orang beranggapan bahwa penyakit jantung hanya berisiko bagi mereka yang berusia lanjut. Namun, dengan gaya hidup modern yang penuh tekanan, kurang tidur, pola makan yang tidak sehat, serta kurangnya aktivitas fisik, risiko gangguan jantung dapat meningkat, bahkan di kalangan usia produktif. Sayangnya, gejala awal seperti nyeri dada sering kali dianggap sepele dan lebih sering dikaitkan dengan kelelahan, masalah lambung, atau nyeri otot. Padahal, dalam kondisi tertentu, keluhan tersebut bisa menjadi tanda adanya masalah jantung yang memerlukan perhatian medis segera.

Dokter Spesialis Jantung dari Mayapada Hospital Surabaya, dr. Jeffrey D. Adipranoto, Sp. JP (K), FIHA, FESC, FSCAI, menekankan pentingnya evaluasi terhadap nyeri dada pada usia muda, karena penyebabnya bisa bervariasi. "Nyeri dada yang muncul saat aktivitas, terjadi berulang, atau disertai gejala seperti sesak dan keringat dingin perlu diperiksa lebih lanjut untuk mengetahui penyebabnya secara tepat dan menentukan langkah penanganan yang sesuai," ungkap dr. Jeffrey dalam keterangan tertulisnya.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Keluhan yang sering dirasakan akibat gangguan jantung biasanya berupa rasa seperti dada ditekan atau tertindih benda berat di bagian tengah dada. Rasa sakit ini dapat menjalar ke area lain seperti lengan, leher, rahang, punggung, atau ulu hati. Gejala tambahan yang harus diwaspadai termasuk sesak napas, keringat dingin, mual, pusing, pingsan, hingga detak jantung yang cepat.

Meskipun tampak serupa, nyeri yang disebabkan oleh masalah jantung berbeda dengan nyeri otot atau lambung. Nyeri otot umumnya akan berubah saat tubuh digerakkan atau ketika area dada ditekan. Sementara itu, keluhan lambung lebih sering dipicu oleh konsumsi makanan atau munculnya sensasi panas di dada. Oleh karena itu, pemeriksaan medis sangat penting untuk memastikan diagnosis yang tepat.

Pentingnya Deteksi Dini

Risiko penyakit jantung pada usia muda tidak hanya dipengaruhi oleh faktor usia, tetapi juga oleh berbagai faktor risiko yang sering kali tidak disadari. Kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, kurangnya aktivitas fisik, serta riwayat keluarga dengan penyakit jantung perlu menjadi perhatian, karena dapat meningkatkan kemungkinan seseorang mengalami gangguan jantung.

Mengingat beberapa kondisi jantung dapat berkembang tanpa gejala yang jelas, deteksi dini menjadi langkah yang sangat penting. Untuk memenuhi kebutuhan ini, Mayapada Hospital Surabaya telah meluncurkan Heart & Vascular Center sebagai pusat pelayanan jantung dan pembuluh darah.

Layanan ini mengedepankan prinsip Advance Treatment, Team-Based Management, dan Emergency Excellence. Terdapat juga layanan Cardiac Emergency 24/7 untuk penanganan darurat jantung, serta Chest Pain Unit yang tidak dikenakan biaya jika pasien tidak terbukti mengalami gangguan jantung. Pasien dan keluarga juga akan mendapatkan dukungan dari Cardiac Advisor yang akan membantu mengatur jadwal, prosedur, serta informasi perawatan secara menyeluruh.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai layanan ini, masyarakat dapat menghubungi Call Center 150770, WhatsApp 0817-17-150770, dan Emergency Call 150990, atau melalui fitur emergency call di aplikasi MyCare. Melalui MyCare, masyarakat juga dapat memantau kesehatan mereka dengan fitur Personal Health yang menghitung detak jantung, langkah kaki, pembakaran kalori, hingga indeks massa tubuh (BMI).

Artikel Terkait