🔴 Breaking
Pendidikan

Transformasi ISI Surakarta di Usia 62 Tahun: Mendorong Perubahan dan Peradaban

Dalam rangka merayakan ulang tahun ke-62, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menegaskan komitmennya untuk bertransformasi dan memberikan kontribusi yang lebih besar kepada masyarakat.

Bima Sakti

Penulis

15 July 2026
6 kali dibaca
Persembahan Tarian Sesaji saat peringatan Dies Natalis Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang ke-62 yang mengusung tema “Transformasi Seni, Menggerakkan Peradaban” pada Rabu (15/7/2026). (Istimewa/ISI Surakarta)
Persembahan Tarian Sesaji saat peringatan Dies Natalis Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta yang ke-62 yang mengusung tema “Transformasi Seni, Menggerakkan Peradaban” pada Rabu (15/7/2026). (Istimewa/ISI Surakarta)

Merayakan usia ke-62, Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta menegaskan komitmennya untuk terus bertransformasi dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. Institusi ini berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan seni dan budaya, serta memperkuat perannya dalam menggerakkan peradaban.

Inisiatif Modernisasi di ISI Surakarta

ISI Surakarta telah meluncurkan berbagai inisiatif untuk modernisasi tata kelola sanggar seni melalui program PISN 2026. Program ini bertujuan untuk meningkatkan manajemen dan pengelolaan seni di lingkungan kampus, serta mendorong kolaborasi antara seniman dan masyarakat.

Perayaan Hari Tari Dunia

Dalam rangka memperingati Hari Tari Dunia, ISI Surakarta juga menggelar acara Aksi 24 Jam Menari, di mana sembilan penari berpartisipasi dalam pertunjukan nonstop. Acara ini tidak hanya menampilkan bakat para penari, tetapi juga sebagai ruang inklusif untuk merayakan keberagaman budaya.

Dengan berbagai kegiatan dan program yang diadakan, ISI Surakarta menunjukkan dedikasinya untuk menjadi pusat kebudayaan yang tidak hanya berfokus pada pendidikan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam masyarakat dan peradaban.

Artikel Terkait