🔴 Breaking
YouTube Perketat Aturan Monetisasi untuk Kreator Baru Minuman yang Perlu Dibatasi untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Pemulihan Layanan Vital Pasca Gempa NTT oleh Pemerintah dan BUMN Jaringan Internasional Olah Emas Ilegal, Potensi Kerugian Hampir Rp 3 Triliun Per Bulan Mahasiswa KKN UNNES Giat Memperkuat DESTANA di Desa Kutosari Melalui Pemasangan Biopori Diskon Spesial Pertamina untuk HUT RI ke-81: Pertamax dan Lainnya Rp 450 per Liter Pria Ini Tinggalkan Pekerjaan untuk Jadi Kreator Video AI, Pendapatannya Justru Meningkat Bencana Gempa NTT: Kemenkes Mengonfirmasi 46 Korban Jiwa dan 36 Luka Berat Kegiatan Family Gathering SDTQ Al Abidin Solo 2026: Memperkuat Persaudaraan dalam Kebersamaan BRI Peduli Segera Salurkan Bantuan Pasca Gempa Flores Magnitudo 7,7 YouTube Perketat Aturan Monetisasi untuk Kreator Baru Minuman yang Perlu Dibatasi untuk Menjaga Kesehatan Tubuh Pemulihan Layanan Vital Pasca Gempa NTT oleh Pemerintah dan BUMN Jaringan Internasional Olah Emas Ilegal, Potensi Kerugian Hampir Rp 3 Triliun Per Bulan Mahasiswa KKN UNNES Giat Memperkuat DESTANA di Desa Kutosari Melalui Pemasangan Biopori Diskon Spesial Pertamina untuk HUT RI ke-81: Pertamax dan Lainnya Rp 450 per Liter Pria Ini Tinggalkan Pekerjaan untuk Jadi Kreator Video AI, Pendapatannya Justru Meningkat Bencana Gempa NTT: Kemenkes Mengonfirmasi 46 Korban Jiwa dan 36 Luka Berat Kegiatan Family Gathering SDTQ Al Abidin Solo 2026: Memperkuat Persaudaraan dalam Kebersamaan BRI Peduli Segera Salurkan Bantuan Pasca Gempa Flores Magnitudo 7,7
Teknologi

YouTube Perketat Aturan Monetisasi untuk Kreator Baru

YouTube telah mengumumkan perubahan syarat monetisasi yang lebih ketat bagi kreator baru yang ingin bergabung dengan YouTube Partner Program (YPP), yang akan mulai berlaku pada 1 Februari 2027.

Maya Soraya Larasati

Penulis

16 August 2026
5 kali dibaca
Logo YouTube saat ditampilkan di layar laptop dan smartphone ketika dipotret di Frankfurt am Main, Jerman, 22 Januari 2026.(AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)
Logo YouTube saat ditampilkan di layar laptop dan smartphone ketika dipotret di Frankfurt am Main, Jerman, 22 Januari 2026.(AFP/KIRILL KUDRYAVTSEV)

YouTube secara resmi mengumumkan bahwa mereka akan memperketat syarat monetisasi bagi kreator baru yang ingin bergabung dengan YouTube Partner Program (YPP). Kebijakan ini akan mulai diterapkan pada 1 Februari 2027.

Dalam aturan yang baru, kreator diharuskan untuk memiliki minimal 1.000 subscriber, serta harus memenuhi salah satu dari dua syarat tambahan: 8.000 jam tayang dalam 12 bulan terakhir, atau 20 juta penayangan YouTube Shorts dalam 90 hari terakhir. Angka ini adalah dua kali lipat lebih tinggi dibandingkan dengan ketentuan yang berlaku saat ini, yaitu 4.000 jam tayang per tahun atau 10 juta penayangan Shorts dalam 90 hari.

Penting untuk dicatat bahwa perubahan ini hanya berpengaruh pada kreator yang baru akan mendaftar ke YPP. Kreator yang sudah terdaftar dalam program monetisasi tidak perlu khawatir, karena status mereka tidak akan terpengaruh oleh pembaruan syarat ini.

Ketentuan Baru untuk Mempertahankan Status Monetisasi

Selain memperketat syarat pendaftaran, YouTube juga menetapkan ketentuan baru untuk mempertahankan status monetisasi. Kreator perlu memenuhi salah satu dari tiga syarat berikut: mencapai 1.000 jam tayang dalam setahun, meraih 1 juta penayangan Shorts dalam 90 hari, atau secara rutin mengunggah minimal dua video panjang atau lima Shorts setiap 90 hari. Semua kreator juga diwajibkan untuk menyetujui ketentuan baru YPP paling lambat 31 Januari 2027.

Tujuan Perubahan Syarat Monetisasi

Amjad Hanif, Vice President Creator Product YouTube, menjelaskan bahwa perubahan ini dilakukan karena ekosistem kreator telah berkembang pesat sejak syarat monetisasi terakhir diperbarui pada tahun 2018. YouTube ingin lebih menghargai kreator yang mampu menghasilkan penonton dan interaksi secara konsisten, bukan hanya mengandalkan satu video yang kebetulan menjadi viral.

Di samping itu, YouTube juga mengumumkan perluasan layanan Premium Lite ke seluruh negara yang mendukung YouTube Premium. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan kreator, mengingat porsi bagi hasil dari pelanggan berbayar mencapai sekitar 55 persen untuk video panjang dan 45 persen untuk Shorts. Pembaruan syarat monetisasi ini menjadi yang terbesar sejak 2018 dan mencerminkan upaya YouTube untuk lebih menekankan kualitas serta konsistensi konten di tengah persaingan yang semakin ketat dalam industri kreator digital.

Artikel Terkait