Jakarta - Untuk menjaga kesehatan tubuh, penting untuk tidak hanya memperhatikan makanan bergizi, tetapi juga jenis minuman yang dikonsumsi setiap hari. Tanpa disadari, beberapa minuman yang dianggap biasa ternyata mengandung gula, kafein, atau kalori dalam jumlah yang cukup tinggi. Mengonsumsi gula tambahan secara berlebihan dapat berdampak negatif bagi kesehatan, sehingga membatasi konsumsi beberapa jenis minuman menjadi sangat penting.
Minuman yang Sebaiknya Dibatasi
Berikut adalah beberapa jenis minuman yang sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah terbatas atau dihindari demi kesehatan:
1. Es Teh Manis
Es teh manis, seperti minuman manis lainnya, mengandung kadar gula dan kalori yang tinggi. Satu porsi es teh manis standar berukuran 12 ons dapat mengandung antara 27 hingga 35 gram gula tambahan, setara dengan beberapa jenis minuman soda. Sebagai alternatif, bisa memilih teh hijau atau teh hitam tanpa pemanis, atau menambahkan lemon segar.
2. Kopi Manis
Kopi yang ditambah gula dapat mengandung antara 12 hingga 60 gram gula. Gula ini bisa berasal dari beberapa bungkus gula, sirup rasa, atau krimer manis, yang dapat mengurangi manfaat kesehatan dari kopi itu sendiri. Sebaiknya, gunakan susu nabati tanpa pemanis atau pilih pemanis alami seperti stevia.
3. Jus Buah
Walaupun jus buah terlihat lebih sehat, beberapa jus mengandung air dan sirup jagung fruktosa tinggi sebagai bahan utama. Bahkan, jus buah 100 persen pun harus dikonsumsi secara hati-hati, karena secangkir jus berukuran delapan ons bisa mengandung 37 gram gula, yang dapat berkontribusi pada penambahan berat badan. Mengonsumsi buah utuh lebih baik karena mengandung lebih sedikit gula dan serat yang penting.
4. Soda Berperisa
Satu kaleng soda mengandung lebih banyak gula tambahan daripada jumlah yang direkomendasikan untuk konsumsi harian. Dalam porsi besar, minuman ini bisa mengandung 100-160 gram gula. Soda sering dimaniskan dengan sirup jagung fruktosa tinggi yang dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan.
5. Energy Drink
Banyak minuman energi mengandung 30-40 gram gula atau lebih dan bisa memiliki hingga 300 mg kafein, yang lebih dari tiga kali lipat jumlah kafein dalam secangkir kopi. Minuman ini tidak memberikan banyak manfaat kesehatan dan dapat menyebabkan masalah seperti irama jantung tidak teratur dan kesulitan tidur.
6. Smoothie Siap Saji
Walaupun terlihat bergizi, smoothie siap saji sering kali tinggi kalori dan gula, dengan sedikit serat atau protein. Satu botol smoothie bisa mengandung 300 kalori dan 40 gram gula. Meskipun gula ini alami, tubuh memetabolisme gula tersebut seperti gula tambahan.
7. Minuman Protein Siap Saji
Minuman ini dapat membantu mencapai target protein, namun banyak yang mengandung gula antara 0-30 gram per sajian. Untuk lebih mengontrol bahan, disarankan untuk membuat minuman protein sendiri menggunakan bubuk protein, buah, dan sayuran.
Cara Mengurangi Asupan Minuman Manis
Spesialis gizi klinik, dr. Yohannessa Wulandari, MGizi, SpGK, menjelaskan bahwa menghentikan konsumsi gula secara mendadak sulit, terutama bagi mereka yang terbiasa mengonsumsi minuman manis. Oleh karena itu, disarankan untuk mengurangi asupan gula secara bertahap. Langkah awal yang bisa dilakukan adalah mengenali pola konsumsi gula harian dan menguranginya perlahan, misalnya dari tiga kali menjadi sekali sehari. Selain itu, mengganti gula biasa dengan pemanis nonkalori juga bisa membantu mengurangi asupan gula.