🔴 Breaking
Ekonomi

Koperasi Desa Merah Putih Jadi Penyalur LPG 3 Kg di Seluruh Indonesia

Pertamina Patra Niaga melaporkan bahwa 966 Koperasi Desa Merah Putih telah berfungsi sebagai outlet penyalur LPG 3 kg hingga Oktober 2026, mendistribusikan lebih dari 33 ribu tabung.

Fehardian Rahaja

Penulis

16 October 2026
33 kali dibaca
Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Cirebon. [Suara.com/Dythia
Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Cirebon. [Suara.com/Dythia

Hingga bulan Oktober 2026, Pertamina Patra Niaga mencatat bahwa sebanyak 966 Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) telah berperan sebagai penyalur LPG 3 kilogram (kg). Dalam peninjauan yang dilakukan pada Kamis, 15 Oktober 2026, Aminuddin Ma'ruf mengunjungi KDMP Meruya Selatan untuk mengecek penjualan energi dan produk dari usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Perluasan Jaringan Outlet LPG

Tujuan dari pengembangan jaringan outlet LPG ini adalah untuk mempermudah akses masyarakat terhadap energi serta memperkuat peran koperasi dalam mendukung perekonomian lokal. Tenny Elfrida, Direktur Transformasi, Digitalisasi, dan Sustainability Pertamina Patra Niaga, menjelaskan bahwa dukungan terhadap KDMP dilakukan dengan menyediakan produk LPG di outlet tersebut. Selain LPG 3 kg, koperasi juga menawarkan LPG nonsubsidi Bright Gas.

"Saat ini, KDMP telah menjadi outlet LPG di hampir seluruh wilayah nasional. Sekitar 33.347 tabung LPG telah didistribusikan melalui jaringan KDMP, dan kami berharap jaringan ini dapat terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat," ungkap Tenny.

Peran Koperasi dalam Ekonomi Komunitas

Perluasan jaringan ini diharapkan dapat mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan energi, sekaligus memperkuat peran koperasi sebagai pusat layanan ekonomi berbasis komunitas. Pengembangan outlet LPG melalui KDMP juga merupakan bagian dari upaya untuk memperluas fungsi koperasi. Gerai koperasi tidak hanya menyediakan kebutuhan sehari-hari, tetapi juga berfungsi sebagai tempat pemasaran produk UMKM di sekitarnya.

Aminuddin Ma’ruf, Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN), memberikan apresiasi terhadap pengelolaan KDMP Meruya Selatan, Jakarta Barat, yang berhasil menggabungkan penjualan kebutuhan pokok, pemasaran produk UMKM, dan layanan energi bagi masyarakat. “Koperasi Kelurahan Meruya Selatan ini selain menjual kebutuhan sehari-hari, juga membuka ruang untuk memasarkan produk-produk UMKM di sekitar. Harganya relatif lebih murah dibandingkan toko-toko lain,” jelas Aminuddin.

Pada kesempatan tersebut, Aminuddin melakukan peninjauan ke beberapa KDMP lain di wilayah Jakarta dan Banten, termasuk KDMP Cakung Timur, Cipedak, Bintaro, Pondok Aren, dan Meruya Timur. Pertamina Patra Niaga berharap jaringan KDMP akan terus berkembang sebagai bagian dari distribusi energi dan mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Artikel Terkait