🔴 Breaking
Kesehatan

Mengenal Kode Warna Bendera WBGT untuk Menilai Cuaca di JRF 2026

Peserta Jakarta Running Festival (JRF) 2026 akan diperhatikan dengan adanya bendera WBGT yang menandakan kondisi cuaca dan risiko panas. Bendera ini berfungsi sebagai indikator keselamatan bagi pelari...

Galang Mahesa

Penulis

23 October 2026
4 kali dibaca
Foto: Ilustrasi marathon (Getty Images/Pavel1964)
Foto: Ilustrasi marathon (Getty Images/Pavel1964)

Jakarta - Dalam menghadapi cuaca panas dan polusi yang tinggi, peserta Jakarta Running Festival (JRF) 2026 yang akan berlangsung pada akhir pekan ini perlu memperhatikan petunjuk yang sederhana untuk menjaga keselamatan mereka. Salah satu petunjuk tersebut adalah bendera WBGT (Wet Bulb Globe Temperature) yang akan dikibarkan di sepanjang rute lomba, memberikan informasi tentang apakah kondisi perlombaan aman, berisiko, atau bahkan perlu dihentikan.

Sistem WBGT mengukur tekanan panas secara langsung dengan mempertimbangkan suhu, kelembapan, radiasi panas, dan pergerakan udara. Alat ini dirancang untuk membantu menjaga keselamatan pelari selama acara berlangsung.

Makna di Balik Warna Bendera WBGT

Penting untuk memahami arti dari bendera WBGT. Berdasarkan panduan resmi untuk JRF 2026, berikut adalah lima warna bendera beserta tingkat risikonya:

  1. Hijau: Risiko Panas Rendah - Pelari diingatkan untuk tetap memperhatikan kondisi fisik mereka.
  2. Kuning: Risiko Sedang (Suhu 22,3°C hingga di bawah 25,7°C) - Peningkatan risiko panas, pelari harus waspada dan memantau kondisi fisik.
  3. Oranye: Risiko Tinggi (Suhu 25,7°C hingga di bawah 27,9°C) - Risiko panas tinggi, pelari disarankan untuk mengambil tindakan pencegahan ekstra dan waspada terhadap tanda-tanda stres akibat panas.
  4. Merah: Risiko Sangat Tinggi (Suhu 27,9°C hingga di bawah 32,3°C) - Risiko sangat tinggi, pelari harus mengikuti arahan petugas dan mengutamakan keselamatan.
  5. Hitam: Risiko Ekstrem (Suhu ≥ 32,3°C) - Perlombaan akan dihentikan sesuai dengan Protokol Bendera Hitam.

Lokasi Pemasangan Bendera WBGT

Selama JRF 2026, bendera WBGT akan dipasang di beberapa titik, termasuk di tenda medis yang telah ditentukan sepanjang rute half marathon dan marathon. Warna bendera akan diperbarui secara berkala berdasarkan hasil pengukuran WBGT yang terbaru.

Untuk rute half marathon, bendera akan dipasang di kilometer 12,5, 14,8, 16,5, 18, dan 19,5. Sedangkan untuk marathon, bendera akan terpasang di kilometer 20, 26, 30, 36, dan 40,5.

Penting bagi pelari untuk mengetahui tindakan yang harus diambil saat bendera hitam dikibarkan. Sebelum batas waktu Cut-Off Point (COP) terakhir, pelari yang belum mencapai COP akan dievakuasi menggunakan bus. Setelah batas waktu COP terakhir, pelari yang telah melewati COP akan diarahkan ke garis finis melalui rute terpendek yang telah ditentukan.

Informasi mengenai COP adalah sebagai berikut: untuk half marathon, COP terakhir berada di kilometer 15,5, sedangkan untuk marathon, COP terakhir berada di kilometer 36,8. Semua pelari yang terpengaruh oleh Protokol Bendera Hitam tetap berhak mendapatkan medali finisher. Oleh karena itu, penting untuk tetap waspada, mengikuti arahan petugas, dan menjaga asupan cairan serta mineral selama perlombaan.

Semangat untuk semua peserta!

Artikel Terkait