🔴 Breaking
Putin Sebut Elon Musk sebagai Jenius Sejati dalam Konteks Persaingan Satelit Klarifikasi BGN Terkait Insentif Rp 1 Triliun untuk Pemda dalam Program MBG --- Bantuan Bedah Rumah Kini Juga untuk Warga Kontrakan --- Elon Musk: Menabung untuk Masa Depan di Era Kecerdasan Buatan Tidak Berguna Kehamilan Pertama Dr. Gia Pratama Setelah Delapan Tahun Menanti Yayasan Al Abidin Selenggarakan Kajian untuk Meningkatkan Etos Kerja Berbasis Islam Mengungkap Alasan di Balik Penghilangan Lantai 13 pada Gedung Tinggi Nvidia: Jerman, Jepang, dan China Dominasi Sektor Manufaktur Global, AS Tersisih Mengolah Kulit Buah Menjadi Eco Enzyme: Proses Fermentasi yang Ramah Lingkungan Tantangan Pengangguran di India: Penurunan Angka Tidak Berarti Peningkatan Kesempatan Kerja Putin Sebut Elon Musk sebagai Jenius Sejati dalam Konteks Persaingan Satelit Klarifikasi BGN Terkait Insentif Rp 1 Triliun untuk Pemda dalam Program MBG --- Bantuan Bedah Rumah Kini Juga untuk Warga Kontrakan --- Elon Musk: Menabung untuk Masa Depan di Era Kecerdasan Buatan Tidak Berguna Kehamilan Pertama Dr. Gia Pratama Setelah Delapan Tahun Menanti Yayasan Al Abidin Selenggarakan Kajian untuk Meningkatkan Etos Kerja Berbasis Islam Mengungkap Alasan di Balik Penghilangan Lantai 13 pada Gedung Tinggi Nvidia: Jerman, Jepang, dan China Dominasi Sektor Manufaktur Global, AS Tersisih Mengolah Kulit Buah Menjadi Eco Enzyme: Proses Fermentasi yang Ramah Lingkungan Tantangan Pengangguran di India: Penurunan Angka Tidak Berarti Peningkatan Kesempatan Kerja
Teknologi

Putin Sebut Elon Musk sebagai Jenius Sejati dalam Konteks Persaingan Satelit

Presiden Rusia Vladimir Putin memberikan pujian kepada Elon Musk, menyebutnya sebagai "jenius sejati" saat membahas pengembangan jaringan satelit internet Starlink. Pujian ini muncul di tengah upaya R...

Arjuna Mahendra

Penulis

01 November 2026
8 kali dibaca
Presiden Rusia Vladimir Putin ketika bertemu perwakilan Amerika Serikat untuk merundingkan perdamaian dengan Ukraina, di Kremlin, Moskwa, 2 Desember 2025.(SPUTNIK/ALEXANDER KAZAKOV via AFP)
Presiden Rusia Vladimir Putin ketika bertemu perwakilan Amerika Serikat untuk merundingkan perdamaian dengan Ukraina, di Kremlin, Moskwa, 2 Desember 2025.(SPUTNIK/ALEXANDER KAZAKOV via AFP)

Presiden Rusia, Vladimir Putin, memberikan penghormatan kepada miliarder teknologi asal Amerika Serikat, Elon Musk, dengan menyebutnya sebagai "jenius sejati". Pujian ini disampaikan oleh Putin pada Rabu dalam sebuah acara yang berlangsung di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Rusia-Afrika. Pernyataan tersebut menarik perhatian karena muncul saat Rusia berusaha mengembangkan jaringan satelit internetnya sendiri untuk bersaing dengan Starlink, layanan yang dikelola oleh Musk.

Komunikasi Penting untuk Koordinasi Satelit

Dalam kesempatan tersebut, Putin menekankan pentingnya komunikasi yang erat dengan mitra-mitra di Amerika Serikat, termasuk Musk. Ia menyatakan bahwa komunikasi ini sangat krusial untuk memastikan bahwa satelit milik kedua negara tidak saling mengganggu saat beroperasi di orbit. "Kami menjalin komunikasi erat dengan mitra-mitra Amerika kami, termasuk Tuan Musk, karena di orbit, sangat penting untuk tidak saling mengganggu serta mematuhi disiplin dan ketertiban tertentu," ungkapnya.

Putin juga menambahkan bahwa baik Rusia maupun AS menghargai hubungan yang terjalin meskipun terdapat berbagai masalah politik yang ada. "Baik kami maupun mitra-mitra Amerika kami menghargai sikap saling menghormati ini. Bersama mereka, terlepas dari berbagai persoalan politik, kami terus bekerja sama secara erat," ujarnya.

Proyek Rassvet dan Pesaing Starlink

Pujian Putin terhadap Musk datang bersamaan dengan presentasi yang dilakukan oleh Menteri Pengembangan Digital dan Komunikasi Rusia, Maksut Shadayev, mengenai satelit yang digunakan dalam proyek Rassvet. Proyek ini merupakan inisiatif konstelasi satelit internet yang didukung oleh pemerintah Rusia, yang bertujuan untuk menyediakan layanan internet melalui satelit dan bersaing dengan Starlink.

Putin mengakui bahwa Rusia masih berada pada tahap awal dalam pengembangan jaringan satelit ini. Ia menyatakan, "Kami baru mengambil langkah-langkah pertama," saat membahas proyek Rassvet kepada para delegasi. Selain itu, Putin menekankan pentingnya koordinasi dengan negara lain dalam pengoperasian satelit untuk menghindari gangguan di orbit. Pernyataan ini muncul setelah diplomat AS menuduh Rusia melakukan tindakan yang dianggap "sengaja ceroboh" terkait manuver satelit militer Rusia yang mendekati satelit radar yang dioperasikan oleh Finlandia.

Rusia membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai hal yang "tidak masuk akal". Sebelumnya, Putin juga pernah membandingkan Musk dengan Sergei Korolev, insinyur roket terkenal dari Uni Soviet, dan Musk pernah mendapatkan pujian dari utusan khusus Putin, Kirill Dmitriev, yang mengusulkan kolaborasi antara SpaceX dan badan antariksa Rusia, Roscosmos, untuk eksplorasi Mars.

Di luar pencapaian bisnisnya, Musk juga dikenal sebagai pendukung Presiden AS Donald Trump, namun belakangan ini ia sering mengeluarkan kritik terhadap Ukraina. Musk bahkan berpendapat bahwa Kyiv seharusnya menandatangani kesepakatan damai dengan Moskwa.

Pujian Putin terhadap Musk juga datang setelah Musk mengumumkan bahwa SpaceX telah membatasi sementara layanan Starlink di Ukraina, khususnya untuk versi militer. Kebijakan ini mengganggu operasi yang memanfaatkan jaringan internet satelit untuk mendukung militer Ukraina dalam menghadapi serangan Rusia. Musk mempertahankan keputusannya dengan menyatakan bahwa Starlink adalah layanan komersial untuk kebutuhan sipil, bukan untuk mendukung serangan militer.

Setelah adanya permintaan dari Trump, layanan Starlink di Ukraina akhirnya dipulihkan. Pujian Putin terhadap Musk muncul di tengah situasi ini, saat Rusia berusaha membangun jaringan satelit internetnya sendiri, sementara Starlink masih menjadi salah satu layanan yang digunakan oleh Ukraina dalam menghadapi invasi Rusia.

Artikel Terkait