🔴 Breaking
Elon Musk: Menabung untuk Masa Depan di Era Kecerdasan Buatan Tidak Berguna Kehamilan Pertama Dr. Gia Pratama Setelah Delapan Tahun Menanti Yayasan Al Abidin Selenggarakan Kajian untuk Meningkatkan Etos Kerja Berbasis Islam Mengungkap Alasan di Balik Penghilangan Lantai 13 pada Gedung Tinggi Nvidia: Jerman, Jepang, dan China Dominasi Sektor Manufaktur Global, AS Tersisih Mengolah Kulit Buah Menjadi Eco Enzyme: Proses Fermentasi yang Ramah Lingkungan Tantangan Pengangguran di India: Penurunan Angka Tidak Berarti Peningkatan Kesempatan Kerja Pertamina Kembangkan Minyak Jelantah Menjadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Ramah Lingkungan Vietnam Siap Menggeser Indonesia dalam Pertumbuhan Ekonomi ASEAN Aktivis 98 Desak Prabowo-Gibran Laksanakan Agenda Reformasi atau Mundur Elon Musk: Menabung untuk Masa Depan di Era Kecerdasan Buatan Tidak Berguna Kehamilan Pertama Dr. Gia Pratama Setelah Delapan Tahun Menanti Yayasan Al Abidin Selenggarakan Kajian untuk Meningkatkan Etos Kerja Berbasis Islam Mengungkap Alasan di Balik Penghilangan Lantai 13 pada Gedung Tinggi Nvidia: Jerman, Jepang, dan China Dominasi Sektor Manufaktur Global, AS Tersisih Mengolah Kulit Buah Menjadi Eco Enzyme: Proses Fermentasi yang Ramah Lingkungan Tantangan Pengangguran di India: Penurunan Angka Tidak Berarti Peningkatan Kesempatan Kerja Pertamina Kembangkan Minyak Jelantah Menjadi Bahan Bakar Pesawat dan Bensin Ramah Lingkungan Vietnam Siap Menggeser Indonesia dalam Pertumbuhan Ekonomi ASEAN Aktivis 98 Desak Prabowo-Gibran Laksanakan Agenda Reformasi atau Mundur
Nasional

Raffi Ahmad Minta Maaf Usai Dikecam Hadiri Deklarasi Sumpah Pemuda

Raffi Ahmad menghadapi kritik setelah hadir dalam Deklarasi Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Jakarta, yang diduga dihadiri oleh mahasiswa palsu. Ia meminta maaf atas kehadirannya yang menimbulkan kontrov...

Fehardian Rahaja

Penulis

01 November 2026
8 kali dibaca
Raffi Ahmad. [Tiara Rosana/Suara.com]
Raffi Ahmad. [Tiara Rosana/Suara.com]

Raffi Ahmad mendapat sorotan tajam dari publik setelah kehadirannya dalam Deklarasi Sumpah Pemuda yang berlangsung di Bundaran HI, Jakarta Pusat, pada 29 Oktober 2026. Acara yang diselenggarakan oleh Polda Metro Jaya ini belakangan diwarnai dengan tuduhan mengenai kehadiran peserta yang merupakan mahasiswa bodong.

Melalui akun media sosialnya, Raffi menjelaskan bahwa ia hadir sebagai tamu undangan dan tidak memiliki niat untuk merendahkan generasi muda. "Sebagaimana telah dijelaskan oleh Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara, saya hadir sebagai undangan dalam kegiatan kepemudaan tersebut," ungkapnya di akun Instagram @raffinagita1717 pada 1 November 2026.

Penjelasan Raffi Ahmad

Menurut Raffi, niat kehadirannya adalah untuk memberikan dukungan dan tidak ada maksud untuk mengerdilkan aspirasi mahasiswa yang berunjuk rasa pada hari sebelumnya. "Saya datang dengan niat yang tulus dan itikad yang baik. Tanpa niat merendahkan apalagi menciderai semangat perjuangan generasi muda," tegasnya.

Raffi, yang dikenal sebagai Sultan Andara, juga menambahkan bahwa ia sering diundang dalam acara-acara serupa. Namun, ia mengakui bahwa kejadian ini menjadi pelajaran berharga untuk lebih teliti dalam memilih acara yang akan dihadirinya. "Niat baik tetap perlu disertai dengan ketelitian pada kegiatan yang akan dihadiri," ujarnya. "Semuanya ini pasti jadi pembelajaran bagi saya untuk terus memperbaiki diri," tambah Raffi.

Permintaan Maaf Raffi

Seiring dengan kontroversi yang muncul akibat kehadirannya, Raffi menyampaikan permohonan maaf atas dampak yang ditimbulkan. "Saya mohon maaf dari hati saya atas kegaduhan yang timbul dari kehadiran saya," tuturnya.

Artikel Terkait