Data dari Bank Indonesia menunjukkan adanya penurunan harga pada komoditas pangan di pasar tradisional nasional pada hari Jumat, 30 Oktober 2026. Penurunan harga yang paling signifikan terjadi pada cabai rawit hijau, yang merosot hingga 20,65 persen menjadi Rp63.000 per kilogram.
Berdasarkan informasi dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional Bank Indonesia, yang dapat diakses melalui situs bi.go.id/hargapangan pada pukul 10.10 WIB, harga cabai rawit merah juga mengalami penurunan sebesar 18,84 persen, kini dijual seharga Rp83.550 per kilogram. Selain itu, harga cabai merah besar juga turun sebesar 13,36 persen menjadi Rp65.500 per kilogram.
Penurunan Harga Komoditas Lainnya
Harga cabai merah keriting juga menunjukkan penurunan, tercatat turun 7,08 persen menjadi Rp80.000 per kilogram dibandingkan dengan harga sebelumnya. Selain cabai, harga telur ayam ras segar juga mengalami penurunan yang cukup signifikan, dengan harga turun 13,87 persen menjadi Rp25.450 per kilogram. Daging ayam ras segar juga mencatat penurunan harga sebesar 6,88 persen menjadi Rp37.200 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi kualitas I turun 4,65 persen menjadi Rp145.450 per kilogram, sedangkan daging sapi kualitas II mengalami penurunan sebesar 8,33 persen menjadi Rp131.550 per kilogram. Penurunan harga juga terjadi pada komoditas beras, di mana beras kualitas bawah I turun 1,34 persen menjadi Rp14.700 per kilogram, dan beras kualitas bawah II turun 2,37 persen menjadi Rp14.400 per kilogram.
Perubahan Harga Beras dan Bawang
Untuk beras kualitas medium I, harganya turun 4,8 persen menjadi Rp15.850 per kilogram, sedangkan beras medium II turun 4,56 persen menjadi Rp15.700 per kilogram. Beras kualitas super I juga mengalami penurunan harga, turun 7,78 persen menjadi Rp16.600 per kilogram, dan beras kualitas super II turun 4,31 persen menjadi Rp16.650 per kilogram.
Komoditas bawang juga tidak luput dari penurunan harga, di mana bawang merah ukuran sedang turun 6,47 persen menjadi Rp34.700 per kilogram, sementara bawang putih ukuran sedang turun 8,71 persen menjadi Rp35.100 per kilogram. Di sektor gula, harga gula pasir kualitas premium turun 8,03 persen menjadi Rp18.900 per kilogram, sedangkan gula pasir lokal turun 3,09 persen menjadi Rp18.800 per kilogram.
Dalam kelompok minyak goreng, harga minyak goreng curah tercatat turun 4,42 persen menjadi Rp19.450 per kilogram. Minyak goreng kemasan bermerek 1 juga mengalami penurunan sebesar 5,54 persen menjadi Rp23.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan bermerek 2 turun 4,45 persen menjadi Rp22.550 per kilogram.