Kementerian Sosial (Kemensos) telah menyalurkan 5.000 paket bantuan sembako kepada keluarga prasejahtera yang berada di Sulawesi Selatan. Penyaluran bantuan ini dilakukan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda serta satu tahun berdirinya Sekolah Rakyat.
Direktur Perlindungan Sosial Nonkebencanaan Kemensos, Faisal, menyampaikan bahwa penyaluran paket sembako ini merupakan arahan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf. "Kami menyalurkan paket sembako kepada keluarga penerima manfaat dan orang tua siswa Sekolah Rakyat. Bantuan ini sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda dan satu tahun Sekolah Rakyat," ujarnya di Makassar pada Kamis (29/10/2026).
Rincian Penyaluran Bantuan
Faisal menjelaskan bahwa penyaluran bantuan dilakukan melalui dua direktorat di Kemensos, dengan sasaran penerima di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa. Melalui Direktorat Perlindungan Sosial Nonkebencanaan, Kemensos menyalurkan 2.000 paket bantuan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), Program Sembako, serta orang tua siswa Sekolah Rakyat di Kota Makassar.
Dari total paket tersebut, sebanyak 1.250 paket disalurkan kepada KPM PKH dan Program Sembako di Kecamatan Biringkanaya, sedangkan 750 paket lainnya diberikan kepada orang tua siswa Sekolah Rakyat. Setiap paket yang bernilai Rp200.000 ini berisi 5 kilogram beras, 1 kilogram gula pasir, 1 liter minyak goreng, satu kaleng sarden, dan satu kotak teh celup. Penyaluran untuk KPM di Kecamatan Biringkanaya dilakukan di Kantor Kelurahan Paccerakang, sementara bantuan untuk orang tua siswa dilaksanakan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Provinsi Sulawesi Selatan.
Target Penerima dan Distribusi
Selain itu, melalui Direktorat Pemberdayaan Sosial Keluarga Miskin dan Rentan, Kemensos juga menyalurkan 3.000 paket sembako dengan total nilai Rp600 juta kepada KPM PKH dan Program Sembako di Kota Makassar, Kabupaten Maros, dan Kabupaten Gowa. Bantuan ini ditujukan kepada keluarga yang berada pada desil 1 hingga 4 Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang merupakan kelompok masyarakat dengan kondisi sosial ekonomi terendah.
Distribusi bantuan dilakukan melalui Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Setiap paket yang disalurkan berisi 5 kilogram beras, 1 liter minyak goreng, 1 kilogram gula pasir, dua kaleng sarden, dan tiga kaleng susu masing-masing berukuran 189 mililiter.
Salah satu penerima bantuan, Ardah, yang tinggal di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas perhatian pemerintah. "Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan PKH dan sembakonya untuk keluarga kami. Mudah-mudahan Bapak diberikan kekuatan dan kesehatan dalam mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," tuturnya.