🔴 Breaking
Greenpeace Bongkar 52 Perusahaan yang Terkait Dampak Kebakaran Hutan di Indonesia, Malaysia dan Singapura Ikut Disorot Getty Images Rencanakan Pengajuan Kebangkrutan setelah Merger dengan Shutterstock Gagal BMKG Memperkirakan El Nino Akan Berlangsung Hingga Awal 2027 Kemenkeu Optimalkan Teknologi AI untuk Pengawasan Pajak CPO Direktur Travel Mengakui Fee Percepatan Haji untuk 34 Jemaah Mencapai 102.000 Dollar AS Peringatan Dokter Mengenai Dampak Negatif BPA Terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita Pertumbuhan Pasar Iklan Luar Ruang Indonesia Mencapai Rp 5,91 Triliun, Namun Adopsi Programmatic Masih Minim CBA Soroti Dugaan Kejanggalan Konsesi Tol Cawang–Pluit, Dari Perpanjangan hingga Biaya Proyek KBMI–KBPBI Tidak Rencanakan Aksi Oktober, Daeng Wahidin Ungkap Agenda Pertemuan dengan Kapolri Elon Musk Mengakui Ketidaktahuannya dalam Pembuatan Chip, Namun Bertekad Mendirikan Pabrik Sendiri Greenpeace Bongkar 52 Perusahaan yang Terkait Dampak Kebakaran Hutan di Indonesia, Malaysia dan Singapura Ikut Disorot Getty Images Rencanakan Pengajuan Kebangkrutan setelah Merger dengan Shutterstock Gagal BMKG Memperkirakan El Nino Akan Berlangsung Hingga Awal 2027 Kemenkeu Optimalkan Teknologi AI untuk Pengawasan Pajak CPO Direktur Travel Mengakui Fee Percepatan Haji untuk 34 Jemaah Mencapai 102.000 Dollar AS Peringatan Dokter Mengenai Dampak Negatif BPA Terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita Pertumbuhan Pasar Iklan Luar Ruang Indonesia Mencapai Rp 5,91 Triliun, Namun Adopsi Programmatic Masih Minim CBA Soroti Dugaan Kejanggalan Konsesi Tol Cawang–Pluit, Dari Perpanjangan hingga Biaya Proyek KBMI–KBPBI Tidak Rencanakan Aksi Oktober, Daeng Wahidin Ungkap Agenda Pertemuan dengan Kapolri Elon Musk Mengakui Ketidaktahuannya dalam Pembuatan Chip, Namun Bertekad Mendirikan Pabrik Sendiri
Ekonomi

Kemenkeu Optimalkan Teknologi AI untuk Pengawasan Pajak CPO

Wakil Menteri Keuangan Nurkholisoh Ibnu Aman menjelaskan penggunaan teknologi kecerdasan buatan dan machine learning dalam pengawasan pajak untuk transaksi minyak kelapa sawit, guna mencegah praktik u...

Bima Sakti

Penulis

13 October 2026
8 kali dibaca
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Nurkholisoh Ibnu Aman di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Nurkholisoh Ibnu Aman di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Wakil Menteri Keuangan, Nurkholisoh Ibnu Aman, mengungkapkan bahwa teknologi kecerdasan buatan (AI) dan machine learning kini diterapkan untuk mengawasi pajak dari perusahaan kelapa sawit. Pengawasan ini mencakup seluruh data produksi dan transaksi penjualan komoditas tersebut dengan ketat.

Nurkholisoh menyatakan bahwa Indonesia adalah salah satu produsen utama minyak kelapa sawit atau crude palm oil (CPO) di dunia. Seluruh transaksi kini diawasi melalui sistem yang memanfaatkan AI, machine learning, serta big data. "Indonesia adalah produsen minyak sawit terbesar di dunia. Setiap transaksi jual beli antarabisnis disertai dengan faktur pajak elektronik, tetapi setiap bisnis dapat mendeskripsikan barang dagangannya sendiri dengan kata-kata mereka sendiri," jelasnya di Hotel Mulia, Jakarta, pada Selasa (13/10/2026).

Penerapan Machine Learning dalam Pemantauan Transaksi

Nurkholisoh menambahkan bahwa machine learning digunakan untuk membaca faktur-faktur yang ada dan memilah informasi mengenai apa yang terjual, jumlahnya, serta harga yang ditetapkan. Pemantauan ini sejalan dengan praktik yang diterapkan oleh PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) terhadap tiga komoditas strategis, termasuk CPO, untuk memastikan tidak ada transaksi yang mencurigakan seperti underinvoicing atau transfer pricing.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa penelusuran ini dapat mendeteksi kecocokan data transaksi dengan akurasi tinggi. "Kami membandingkan data ini dengan laporan penjualan. Ketika angkanya tidak cocok, kami memiliki petunjuk yang jelas," ungkapnya. Menurut Nurkholisoh, langkah ini merupakan salah satu contoh nyata pemanfaatan teknologi modern dalam sektor perpajakan.

Dampak Teknologi pada Sektor Perpajakan

Ia menekankan bahwa AI, big data, dan machine learning dapat memberikan dampak yang signifikan jika diterapkan pada sektor yang tepat. "Seperti yang telah kita lihat, big data, kecerdasan buatan, dan machine learning dapat membantu kita menemukan risiko serta melayani wajib pajak dengan lebih baik," tuturnya.

Namun, Nurkholisoh juga menyadari bahwa teknologi tidak dapat berfungsi secara optimal tanpa pengelolaan yang baik dari sumber daya manusia. "Namun, alat saja tidak cukup untuk mengumpulkan pajak. Izinkan saya mengulanginya, alat saja tidak cukup untuk mengumpulkan pajak, yang terpenting adalah bagaimana kita menggunakannya," tegasnya.

Artikel Terkait