🔴 Breaking
Mengenal Heatstroke: Bahaya yang Mengintai Pelari di Cuaca Panas Rektor UIN Saizu Lantik Lima Pejabat Baru, Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Penguatan Usulan Koperasi Desa untuk Penyaluran Gaji Pensiunan ASN, Taspen Menyatakan Sikap Dua Studio Game Besar Umumkan PHK Massal di Akhir Oktober 2026 Peringatan Direktur Utama BPJS Kesehatan Terkait Penipuan di Rumah Sakit, Fokus pada Kasus Diare di Gresik Rektor UIN Saizu Ajak Generasi Muda untuk Berinovasi dan Berkarya dalam Memperingati Sumpah Pemuda Penyesuaian Harga BBM di Pakistan: Bensin Turun, Solar Naik per 28 Oktober Insentif Rp 1 Triliun untuk Daerah Berprestasi Siap Diluncurkan Kementerian Pertanian Selidiki Anomali Harga Ayam di Pasaran Usulan Insentif untuk Kendaraan Hybrid Sedang Dalam Pembahasan Mengenal Heatstroke: Bahaya yang Mengintai Pelari di Cuaca Panas Rektor UIN Saizu Lantik Lima Pejabat Baru, Soroti Pentingnya Kolaborasi dan Penguatan Usulan Koperasi Desa untuk Penyaluran Gaji Pensiunan ASN, Taspen Menyatakan Sikap Dua Studio Game Besar Umumkan PHK Massal di Akhir Oktober 2026 Peringatan Direktur Utama BPJS Kesehatan Terkait Penipuan di Rumah Sakit, Fokus pada Kasus Diare di Gresik Rektor UIN Saizu Ajak Generasi Muda untuk Berinovasi dan Berkarya dalam Memperingati Sumpah Pemuda Penyesuaian Harga BBM di Pakistan: Bensin Turun, Solar Naik per 28 Oktober Insentif Rp 1 Triliun untuk Daerah Berprestasi Siap Diluncurkan Kementerian Pertanian Selidiki Anomali Harga Ayam di Pasaran Usulan Insentif untuk Kendaraan Hybrid Sedang Dalam Pembahasan
Kesehatan

Mengenal Heatstroke: Bahaya yang Mengintai Pelari di Cuaca Panas

Jakarta Running Festival yang berlangsung pada akhir pekan lalu di Gelora Bung Karno mencatat beberapa kasus heatstroke di kalangan pelari, termasuk atlet profesional. Dokter menjelaskan potensi bahay...

Galang Mahesa

Penulis

28 October 2026
6 kali dibaca
Foto: Ilustrasi lari (Getty Images/Pavel1964)
Foto: Ilustrasi lari (Getty Images/Pavel1964)

Jakarta - Pada acara Jakarta Running Festival yang diadakan pada Sabtu (24/10) dan Minggu (25/10) di Gelora Bung Karno, sejumlah pelari dilaporkan mengalami heatstroke. Kondisi ini dapat menimpa siapa saja, termasuk atlet yang berpengalaman.

Dokter spesialis kedokteran olahraga dan juga medical director Jakarta Running Festival, dr. Antonius Andi Kurniawan, SpKO, menjelaskan bahwa heatstroke atau sengatan panas adalah suatu keadaan di mana suhu tubuh meningkat secara signifikan disertai dengan gangguan pada sistem saraf pusat. Gejala yang muncul dapat berupa kesulitan berkonsentrasi, kebingungan, disorientasi, hingga hilangnya kesadaran.

Risiko Heatstroke di Negara Tropis

Menurut dr. Andi, risiko terjadinya heatstroke sangat tinggi di negara tropis seperti Indonesia, terutama saat cuaca panas. Saat berlari dalam kondisi tersebut, suhu tubuh pelari dapat meningkat. "Ketika seseorang itu berlari tanpa mendengarkan tubuhnya, suhu tubuhnya meningkat, dan lama-kelamaan di suatu titik dia akan kehilangan fokus," ujarnya.

Dia memberikan contoh pelari elite, Odekta, yang merupakan pelari tercepat wanita Indonesia, pernah mengalami heatstroke beberapa ratus meter menjelang finis saat memimpin di SEA Games.

Pentingnya Kesadaran dan Tindakan Cepat

dr. Andi menekankan bahwa saat pelari masih mampu berpikir jernih, mereka seharusnya dapat mengambil keputusan untuk mengurangi kecepatan, berhenti sejenak, berjalan, atau mencari bantuan medis. "Sebenarnya, ketika dia masih bisa berpikir, di situlah dia memutuskan untuk, 'Oke, saya kurangi kecepatannya. Oke, saya berhenti, saya jalan, atau sekarang saya cari petugas medis untuk minum dulu atau duduk sebentar, baru saya lari lagi,'" jelasnya.

Namun, jika tanda-tanda awal tersebut diabaikan dan aktivitas tetap dilanjutkan, kondisi tubuh bisa memburuk. Suplai oksigen dan darah yang mengalir ke otak akan berkurang. "Semuanya berfokus ke kulit untuk proses penguapan atau proses pendinginan," tambahnya.

Dalam situasi ini, gangguan pada pola pikir atau sistem otak dapat terjadi, yang membuat seseorang tidak mampu mengambil keputusan. "Sehingga yang terjadi banyak yang tiba-tiba kolaps, dia nggak sadar," tutup dr. Andi.

Artikel Terkait