🔴 Breaking
Indonesia Siapkan Percepatan Izin Terapi Genetik dan Sel Punca Dialog Lintas Agama: Upaya Pascasarjana UIN Saizu dalam Meningkatkan Literasi Multikultural Suahasil Tegaskan Komitmen Jaga Defisit APBN dalam Pertemuan dengan Bank Dunia Greenpeace Bongkar 52 Perusahaan yang Terkait Dampak Kebakaran Hutan di Indonesia, Malaysia dan Singapura Ikut Disorot Getty Images Rencanakan Pengajuan Kebangkrutan setelah Merger dengan Shutterstock Gagal BMKG Memperkirakan El Nino Akan Berlangsung Hingga Awal 2027 Kemenkeu Optimalkan Teknologi AI untuk Pengawasan Pajak CPO Direktur Travel Mengakui Fee Percepatan Haji untuk 34 Jemaah Mencapai 102.000 Dollar AS Peringatan Dokter Mengenai Dampak Negatif BPA Terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita Pertumbuhan Pasar Iklan Luar Ruang Indonesia Mencapai Rp 5,91 Triliun, Namun Adopsi Programmatic Masih Minim Indonesia Siapkan Percepatan Izin Terapi Genetik dan Sel Punca Dialog Lintas Agama: Upaya Pascasarjana UIN Saizu dalam Meningkatkan Literasi Multikultural Suahasil Tegaskan Komitmen Jaga Defisit APBN dalam Pertemuan dengan Bank Dunia Greenpeace Bongkar 52 Perusahaan yang Terkait Dampak Kebakaran Hutan di Indonesia, Malaysia dan Singapura Ikut Disorot Getty Images Rencanakan Pengajuan Kebangkrutan setelah Merger dengan Shutterstock Gagal BMKG Memperkirakan El Nino Akan Berlangsung Hingga Awal 2027 Kemenkeu Optimalkan Teknologi AI untuk Pengawasan Pajak CPO Direktur Travel Mengakui Fee Percepatan Haji untuk 34 Jemaah Mencapai 102.000 Dollar AS Peringatan Dokter Mengenai Dampak Negatif BPA Terhadap Kesehatan Reproduksi Wanita Pertumbuhan Pasar Iklan Luar Ruang Indonesia Mencapai Rp 5,91 Triliun, Namun Adopsi Programmatic Masih Minim
Ekonomi

Suahasil Tegaskan Komitmen Jaga Defisit APBN dalam Pertemuan dengan Bank Dunia

Menteri Keuangan Suahasil Nazara menegaskan komitmen Indonesia untuk mempertahankan defisit anggaran APBN sebesar 3 persen dari PDB dalam pertemuan dengan Presiden Bank Dunia di Bangkok.

Aditya Surya

Penulis

13 October 2026
13 kali dibaca
Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10/2026). (Liputan6.com/Arief)
Menteri Keuangan Suahasil Nazara di Grand Ballroom Kempinski, Jakarta, Kamis (8/10/2026). (Liputan6.com/Arief)

Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjaga kredibilitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk mempertahankan defisit anggaran sebesar 3 persen dari produk domestik bruto (PDB). Pernyataan tersebut disampaikan Suahasil dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Grup Bank Dunia, Ajay Banga, yang berlangsung di Bangkok, Thailand.

“Satu-satunya mata uang yang kami miliki adalah kredibilitas. Karena itu, kami ingin menjaga kredibilitas kami dan menegaskan kembali komitmen terhadap defisit anggaran 3 persen serta rasio utang 60 persen terhadap produk domestik bruto (PDB)," ungkap Suahasil.

Kebijakan Fiskal untuk Prioritas Pembangunan

Suahasil menjelaskan bahwa kebijakan fiskal Indonesia dirancang untuk mendukung berbagai prioritas pembangunan pemerintah. Fokus utama mencakup penguatan ketahanan pangan dan energi, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui sektor kesehatan dan pendidikan, serta pengembangan usaha kecil dan menengah.

Pemerintah juga mendorong hilirisasi sumber daya alam untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri. Selain itu, Suahasil menekankan pentingnya menjaga disiplin fiskal dan memperkuat kemitraan strategis guna mendukung agenda pembangunan yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pentingnya Pendalaman Sektor Keuangan

Dalam pertemuan tersebut, Suahasil juga menyoroti pentingnya pendalaman sektor keuangan dan penciptaan lapangan kerja dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Pemerintah berkomitmen untuk mengembangkan sektor keuangan secara terpadu agar akses masyarakat terhadap layanan keuangan dapat meningkat sekaligus menjaga stabilitas ekonomi.

Kementerian Keuangan menyatakan bahwa Grup Bank Dunia menyambut positif agenda tersebut. Dukungan yang dibahas mencakup bantuan teknis untuk memperdalam pasar modal domestik serta mendorong hilirisasi sumber daya alam agar manfaat ekonominya lebih banyak dirasakan di Indonesia.

Pertemuan bilateral ini berlangsung di sela-sela agenda Menteri Keuangan ASEAN bersama Presiden Grup Bank Dunia, Ajay Banga, di Bangkok. Suahasil juga menyoroti prospek ekonomi kawasan ASEAN yang dinilai positif, menyebut kawasan Asia Tenggara sebagai salah satu titik terang dalam perekonomian dunia.

Artikel Terkait